sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kasus RAPBD Jambi, KPK panggil anggota DPRD Jambi 2014-2019 dan wiraswasta

Mereka bakal diperiksa sebagai saksi terkait dugaan suap pengesahan RAPBD Jambi 2017-2018.

Akbar Ridwan
Akbar Ridwan Rabu, 30 Sep 2020 13:15 WIB
Kasus RAPBD Jambi, KPK panggil anggota DPRD Jambi 2014-2019 dan wiraswasta
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Sekretaris DPRD Jambi Emi Nopisah dan Mesran dalam kapasitasnya sebagai anggota DPRD Jambi 2014-2019. Keduanya, bakal diperiksa sebagai saksi terkait dugaan suap pengesahan Rancangan APBD Jambi 2017-2018.

"Mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka CB (eks Ketua DPRD Jambi, Cornelis Buston) di Polda Jambi," kata Pelaksana tugas (Plt) Juru Bicara bidang Penindakan KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (30/9).

Selain itu, delapan orang juga dipanggil untuk kasus yang sama. Hanya saja, mereka diperiksa sebagai saksi untuk tersangka bekas pimpinan Fraksi PKB DPRD Jambi, Tadjudin Hasan.

Mereka adalah anggota DPRD Jambi 2014-2019 Meli Hairiya dan Kusnindar, anggota DPRD Jambi M Juber, mantan Kepala Dinas PUPR Dodi Irawan, PNS Dinas PUPR Jambi Wahyudi Apdian Nizam dan Dheny Ivantriesyana Poetra, serta dua wiraswasta Muhammad Imaduddin, dan Apif Firmansyah.

Pada perkara itu, 13 orang telah ditetapkan tersangka oleh komisi antirasuah. Terdiri dari 12 anggota DPRD Provinsi Jambi dan satu dari unsur swasta. Adapun para tersangka itu, yakni eks Ketua DPRD Jambi, Cornelis Buston; bekas Wakil Ketua DPRD Jambi, AR Syahbandar, dan Chumaidi Ziadi.

Kemudian, mantan Ketua Fraksi Golkar DPRD Jambi, Sufardi Nurzain; eks Ketua Fraksi Restorasi di DPRD Jambi, Nurani Cekman; serta bekas Ketua Fraksi PKB di DPRD Jambi, Tadjudin Hasan.

Selanjutnya, eks Ketua Fraksi PPP di DPRD Jambi, Parlagutan Nasution; mantan Ketua Fraksi Gerindra di DPRD Jambi Muhamadiyah; bekas Pimpinan Komisi III DPRD Jambi, Zainal Abidin; Anggota DPRD Jambi, Elhelwi; Gusrizal, Effendi Hatta, dan pihak swasta Joe Fandy Yoesman alias Asiang.

Diduga para tersangka anggota legislator telah menerima suap dengan jumlah yang bervariasi. Suap tersebut diberikan guna memperlancar pengesahan RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017 dan 2018.

Sponsored

Sementara, tersangka Joe diduga telah memberikan pinjaman uang sekitar Rp5 miliar yang akan diberikan kepada pimpinan dan anggota DPRD Jambi terkait pengesahan APBD Provinsi Jambi tahun 2018.

Berita Lainnya