sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Mahfud sindir HTI: Indonesia negara Pancasila ideal seperti Madinah era Nabi

Dirinya berpendapat, Indonesia lebih tepat disebut negara islami.

Manda Firmansyah
Manda Firmansyah Kamis, 26 Nov 2020 15:17 WIB
Mahfud sindir HTI: Indonesia negara Pancasila ideal seperti Madinah era Nabi

Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menyebut, konsep bernegara dan berbangsa di Indonesia tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

"Ini penting (disampaikan) karena masih sering sekali ada kampanye, bahwa Indonesia ini negara yang salah, bangsa yang salah menurut Islam. Oleh sebab itu, harus dibongkar (tudingan itu) kalau mau berislam yang benar," ucapnya dalam webinar, Kamis (26/11).

"HTI (Hizbut Tahrir Indonesia), kan, beranggapan seperti itu. Kita membuat Undang-Undang Keormasan karena ada kampanye-kampanye, bahwa negara berdasarkan Pancasila itu salah dan haram,” sambungnya.

Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, kata Mahfud, Indonesia bukan berarti berlandaskan Islam. Lebih tepat disebut negara islami.

Negara Islam, terangnya, berkonotasi formal, seperti hukum hingga pejabat harus beragama Islam. Namun, negara Islami membawa substansi ajaran agamanya. 

Sebagaimana potret negara madani era kepemimpinan Rasulullah saw, lanjut dia, Indonesia juga mengangkat persaudaraan dan kemanusiaan. "Zamrud Khatulistiwa" bersatu dalam prinsip persaudaraan, kebangsaan, dan kemanusiaan.

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) 2010, terdapat 1.360 suku, 726 bahasa daerah, dan ratusan agama/kepercayaan di Indonesia dan dilindungi perundang-undangan.

“Taruhlah negara dan bangsa itu terdiri dari banyak suku, kaum Anshor, pribumi, ada Muhajirin, agamanya banyak, semua diperlakukan sederajat, mendapat perlindungan yang sama. Inilah negara ideal yang kalau dikaitkan dengan negara Pancasila tadi, ya, sama negara Madinah itu,” tandas Mahfud.

Sponsored
Berita Lainnya