sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Menteri Pertanian sinyalir ada permainan harga ayam

Satuan tugas (satgas) pangan diturunkan untuk menyelidiki penyebab anjloknya harga ayam di peternak. 

Adi Suprayitno
Adi Suprayitno Jumat, 28 Jun 2019 22:05 WIB
Menteri Pertanian sinyalir ada permainan harga ayam
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 385.980
Dirawat 63.556
Meninggal 13.205
Sembuh 309.219

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mensinyalir adanya mafia yang mempermainkan harga daging ayam hingga anjlok. Satuan tugas (satgas) pangan diturunkan untuk menyelidiki penyebab anjloknya harga ayam di peternak. 

"Menurut laporan sementara, ada broker atau ada yang bermain-main. Jika dalam laporan nanti memang ada permainan, kami tindak tegas, izinnya kami cabut kalau perlu," tegas Amran usai menghadiri akad nikah Putri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Patimasang, di Surabaya, Jumat (28/6). 

Tim diturunkan di sentra produksi di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Lampung. Mentan memastikan dalam waktu dekat penyebab anjloknya harga ayam bisa diketahui. 

Amran menilai persoalan ini harus diselesaikan karena terjadi perbedaan harga yang tinggi antara peternak dengan pasar. Harga ayam di tingkat peternak Rp8.000. Sementara harga di konsumen dikisaran Rp32.000-Rp40.000. Itu berarti, ada selisih harga 400% antara harga di peternak hingga sampai di konsumen. 

"Kami cek, tingga menunggu laporan. Kalau itu terjadi, pasti kami tindak tegas," tuturnya. 

Sementara Harga ayam ras broiler pedagang di Pasar Grogol, Jakarta Barat masih stabil, meski harga ayam di tingkat peternak dilaporkan sempat menyentuh Rp8.000 per kilogram.

Saat ditemui di Pasar Grogol, Jakarta Barat, Staf Keuangan dan Administrasi Pasar Grogol, Riki Sopari, mengatakan penurunan harga ayam di tingkat peternak belum berdampak terhadap harga di tingkat pedagang.

"Kami belum dengar penurunan harga itu. Survei yang kami lakukan, harga ayam masih Rp30.000. Untuk besok kami enggak tahu," ujar Riki, di Jakarta.

Sponsored

Pedagang di Pasar Grogol menerima suplai ayam dari distributor bukan dari peternak ayam.

Riki juga tidak mengetahui distributor masing-masing pedagang, sebab pedagang tidak berkoordinasi dengan pengelola pasar, sehingga mengenai harga beli ayam hanya pedagang dan distributor yang mengetahuinya. (Ant)

 

Berita Lainnya