sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Perkara jilat kue oleh Polisi, TNI minta tidak diperbesar

Perkara ini sudah dilakukan penegakkan dengan baik.

Immanuel Christian
Immanuel Christian Kamis, 06 Okt 2022 07:38 WIB
Perkara jilat kue oleh Polisi, TNI minta tidak diperbesar

Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah menyerahkan perkara kue perayaan HUT ke-77 TNI yang dijilat anggota polisi ke pihak kepolisian. Perkara ini muncul setelah viral di media sosial.

Kepala Pusat Penerangan TNI, Laksamana Pertama TNI Kisdiyanto mengatakan,  pihaknya sudah berkomunikasi dengan Polri terkait hal tersebut. Hal ini tidak mengubah hubungan kedua matra tersebut untuk tetap solid.

"Terkait video viral tersebut sudah ditangani pihak kepolisian," jelas Kisdiyanto kepada awak media, Rabu (5/10).

Ia menyebut, perkara ini sudah dilakukan penegakkan dengan baik. Maka, ia meminta supaya publik tidak perlu memperbesar isu tersebut.

"Karena sudah ditindaklanjuti oleh atasan oknum tersebut, hal ini tidak perlu diperbesar karena TNI dan Polri solid," ujarnya.

Sebagai informasi, telah viral video dua anggota polisi PJR Ditlantas Polda Papua Barat. Mereka menjilat kue untuk perayaan HUT ke-77 TNI viral di media sosial (medsos).

Dalam video yang beredar, tampak aksi tak etis itu dilakukan di dalam sebuah mobil. Selain oknum polisi yang menjilat kue untuk HUT ke-77 TNI, ada seorang polisi lain yang tertawa pada saat kejadian.

Kedua polisi tersebut saat ini ditahan di rutan Polda Papua Barat. Mereka akan diproses terkait pelanggaran yang dilakukan.

Sponsored

Berdasarkan video dari Bidhumas Polda Papua Barat, oknum polisi tersebut mengucapkan permintaan maaf dari balik jeruji. Dia mengatakan tak akan mengulangi perbuatannya.

Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat Kombes Raydian Kokrosono juga menyampaikan permohonan maaf atas ulah anak buahnya. Dia berharap soliditas dan sinergi TNI-Polri tetap terjaga.

Dia memastikan kedua polisi lalu lintas (polantas) tersebut dimintai pertanggungjawabannya. Dia mengatakan kue yang dijilat pun dipastikan tak diberikan kepada pihak TNI.

Berita Lainnya
×
tekid