sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polri kirim tim ke Jatim dan Aceh untuk tangani PMK

Polri juga akan menempatkan pasukan di sejumlah titik yang diperlukan.

Immanuel Christian
Immanuel Christian Kamis, 12 Mei 2022 21:25 WIB
Polri kirim tim ke Jatim dan Aceh untuk tangani PMK

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengambil sikap dalam penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak. Langkah tersebut terlihat dari pengiriman dua tim ke daerah Jawa Timur (Jatim) dan Aceh yang diketahui menjadi titik wabah tersebut.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, pengiriman dua tim tersebut melalui Satuan Tugas Pangan Polri. Penindakannya berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Kementerian Pertanian dan pihak terkait.

“Terkait mendata penyebaran PMK, kemudian pendataan hewan ternak yang terinfeksi virus PMK terhadap yang layak dikonsumsi dan tidak,” kata Ramadhan di Mabes Polri, Kamis (12/5).

Terhadap status kelayakan konsumsi, Polri juga telah menerapkan dua langkah. Untuk hewan yang masih dianggap layak akan dilakukan pemotongan secara paksa sementara yang tidak, pemusnahan menjadi opsi yang diambil.

“Yang layak dikonsumsi harus dilakukan pemotongan paksa dan yang tidak layak harus dimusnahkan,” ujar Ramadhan.

Pemusnahan tersebut sesuai ketentuan yang telah disepakati bersama dengan merujuk pada Undang-Undang Kekarantinaan Hewan dan Tumbuhan. Sehingga, langkah yang diambil merupakan tindakan bersifat aman bagi masyarakat.

Pemusnahan ataupun pemotongan paksa akan dilakukan oleh tukang potong atau tukang jagal di setiap daerah yang memiliki hewan berwabah itu. Tempat khusus juga disiapkan agar tindakan tersebut berjalan dengan optimal dan aman.

“Hewan ternak yang sudah tidak bisa digunakan untuk menghindari penyebaran maka dilakukan pemusnahan, tentu yang melakukan adalah bagian jagal, ada tempat khususnya,” ucap Ramadhan.

Sponsored

Polri akan melakukan pengawasan dalam tindakan pemusnahan tersebut. Pasukan akan ditempatkan di sejumlah titik yang diperlukan.

Para anggota polisi juga akan menjalani tugas untuk memberikan sosialisasi. Tujuannya, masyarakat terhindar dari rasa panik akan wabah tersebut.

“Melakukan backup ke seluruh jajaran polda untuk mengantisipasi wabah PMK dan sosialisasi agar tidak terjadi kepanikan,” jelas Ramadhan.

Berita Lainnya