sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Polri klarifikasi video cekcok anggota Brimob dan intel

Cekcok hingga baku hantam diduga karena salah paham.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Rabu, 21 Okt 2020 09:22 WIB
Polri klarifikasi video cekcok anggota Brimob dan intel
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 516.753
Dirawat 66.752
Meninggal 16.352
Sembuh 433.649

Polri menjelaskan video cekcok hingga baku hantam personel pengamanan demo yang beredar di media sosial. Video tersebut memperlihatkan cekcok dan baku hantam antara anggota Brimob dan intel.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Awi Setiyono menyatakan, video tersebut memang benar terjadi di Kota Jambi, Sumatera Barat.

Kejadian itu hanyalah salah paham karena anggota intel menghentikan anggota Brimob saat hendak memukuli mahasiswa. Seorang mahasiswa dengan menggunakan jaket almamater hijau yang ditangkap dipastikan bukan sebagai anggota intel.

"Jadi itu benar-benar mahasiswa dari Unbari. Dia ditangkap karena berlaku anarkis saat demo. Kejadian dalam video hanya salah paham," kata Awi saat dikonfirmasi, Rabu (21/10).

Sponsored

Saat beredar di media sosial, video itu diunggah dengan narasi intel menyamar menjadi mahasiswa yang tertangkap anggota polisi lain. Awi memastikan, kesalahpahaman dalam video itu karena anggota intel yang terkena pukulan saat melerai pemukulan mahasiswa oleh anggota brimob.

"Sudah clear setelah tahu mahasiswa itu yang bawa (tangkap) anggota intel, makanya melerai agar tidak dipukuli," ucapnya.

Dari video yang beredar di media sosial itu memperlihatkan terdapat luka pada anggota brimob dan intel yang terlibat cekcok dan baku hantam. Mahasiswa yang ditangkap juga mengalami luka dan dipukuli hingga barang di kantong almamaternya jatuh.

Berita Lainnya