sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tangani banjir, Kementerian PUPR garap perbaikan Tol Pondok Aren-Serpong

Pekerjaan tahap I (Arah Jakarta) akan selesai pada Desember 2022, dan pekerjaan tahap II (Arah BSD) akan selesai pada Mei 2023 mendatang.

Gempita Surya
Gempita Surya Kamis, 06 Okt 2022 09:28 WIB
Tangani banjir, Kementerian PUPR garap perbaikan Tol Pondok Aren-Serpong

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan pekerjaan konstruksi penanganan banjir pada KM 08 di Ruas Tol Pondok Aren - Serpong. Perbaikan dilakukan guna menanggulangi permasalahan genangan air yang terjadi di jalan tol Pondok Aren - Serpong sejak 2019.

Pekerjaan konstruksi tersebut dilakukan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga dan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), serta Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Bintaro Serpong Damai. Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga, Hedy Rahadian mengatakan pihaknya telah melaksanakan berbagai upaya dalam perbaikan di ruas Tol Pondok Aren - Serpong.

“Upaya kami melalui beberapa pekerjaan konstruksi yang meliputi peninggian badan jalan setinggi 2 meter pada KM 8, sepanjang 450 meter. Kemudian, melakukan penggantian box culvert menjadi jembatan, membangun kolam retensi sebagai pengendali banjir, dan pembersihan sedimen sungai di area cross drain,” kata Hedy dalam keterangannya, dikutip Kamis (6/10).

Hedy menyampaikan, progres pekerjaan konstruksi di ruas Tol Pondok Aren - Serpong telah mencapai 31,89% per September 2022. Pekerjaan tahap I (Arah Jakarta) akan selesai pada Desember 2022, dan pekerjaan tahap II (Arah BSD) akan selesai pada Mei 2023 mendatang.

Beroperasi sejak 1999, Jalan Tol Pondok Aren - Serpong melintasi aliran Sungai Cibenda yang disalurkan melalui saluran air dengan dimensi 2 x 4,5 meter sebanyak dua unit. Namun, perubahan tata guna lahan di sekitar Jalan Tol Pondok Aren - Serpong menyebabkan terjadinya perubahan pola aliran sungai Cibenda, sehingga berakibat pada munculnya genangan yang tercatat terjadi hampir setiap tahun sejak 2019.

Kepala BPJT Danang Parikesit menambahkan, melalui pekerjaan konstruksi tersebut diharapkan aliran air sungai dapat menjadi lebih lancar, terutama pada saat musim penghujan.

"Pada lokasi tersebut, juga akan dibangun kolam pengendali banjir yang direncanakan dapat menjadi lokasi penampungan air pada saat hujan terjadi dan mencegah air menggenangi badan jalan," ujar Danang.

Guna mempercepat penyelesaian pekerjaan, Kementerian PUPR berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan. Upaya percepatan ini telah ditindaklanjuti pihak Pemkot dengan melaksanakan normalisasi dan pembangunan tanggul Sungai Cibenda.

Sponsored

Kemudian, sejumlah upaya antisipasi saat terjadi genangan juga telah dilakukan bersama BUJT PT Bintaro Serpong Damai. Di antaranya dengan menginformasikan lokasi banjir melalui VMS, pemberlakuan rekayasa lalu lintas seperti buka tutup jalan tol di gerbang masuk jalan tol, menyediakan U-Turn di jalan tol, dan mengalihkan kendaraan keluar ramp atau akses terdekat.

Selain itu, upaya antisipasi juga dilakukan dengan mengarahkan petugas dan menambah jumlah personel yang berjaga di lapangan. Adapun para petugas tersebut berperan mengkoordinasikan kondisi saat terjadi genangan, menyiagakan pompa eksisting, mobile pompa, dan pompa submersible pada lokasi rawan banjir, melakukan pembersihan sedimentasi pada lokasi crossing Sungai Cibenda, serta memberikan informasi cuaca dan suhu kepada pengguna jalan tol melalui mobile app BPJT info yang terintegrasi dengan portal BMKG.

Berita Lainnya
×
tekid