logo alinea.id logo alinea.id

Tujuh orang dilaporkan hilang akibat longsor di kaki Gunung Bungkuk

Hingga Minggu pukul  19.00 WIB, tercatat 17 orang meninggal dunia, 9 orang hilang, 2 orang luka berat dan 2 orang luka ringan.

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Senin, 29 Apr 2019 05:45 WIB
Tujuh orang dilaporkan hilang akibat longsor di kaki Gunung Bungkuk

Sebanyak tujuh warga dilaporkan hilang pascamusibah tanah longsor yang terjadi di kaki Gunung Bungkuk, Kecamatan Merigi Sakti, Kabupaten Bengkulu tengah, Provinsi Bengkulu, pada Minggu (29/4). Demikian diungkapkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Tengah, Tomi Tapsili. 

“Lokasi kejadian di dekat Gunung Bungkuk di lokasi kebun kopi dan sampai saat ini kami masih melakukan pencarian,” kata Tomi Tapsili di Bengkulu.

Tomi mengungkapkan, berdasarkan informasi yang didapat pihaknya ada sekitar sembilan orang yang tertimbun tanah longsor. Namun dua korban telah ditemukan jasadnya. Sedangkan tujuh lainnya masih dalam tahap pencarian.

Menurut Tomi, sembilan korban tersebut merupakan warga dari Kecamatan Merigi Sakti yang memiliki kebun kopi di kaki Gunung Bungkuk Kabupaten Bengkulu Tengah.

“Kami juga masih mengonfirmasi kebenaran informasi jumlah korban apakah benar tujuh orang  atau tidak. Tapi menurut Camat Merigi Sakti, memang ada tujuh orang," ujarnya.

Namun demikian, kata Tomi, ketujuh warga yang tertimbun longsor tersebut belum termasuk dalam daftar korban yang hilang yang telah didata oleh BPBD Provinsi Bengkulu. Pihaknya saat ini  berkoordinasi dengan Basarnas untuk membantu mengevakuasi korban tanah longsor tersebut.

"Kendala hari pertama dan kedua lokasi tersebut terisolasi dan sulit untuk dilewati," ujarnya.

Tomi menambahkan, saat ini alat berat sedang bergerak untuk membuka akses jalan yang tertutup tanah. Pihaknya telah mengerahkan tim untuk melakukan pencarian terhadap korban. Akibat ketujuh orang yang dilaporkan hilang itu semakin menambah data yang dihimpun dari BPBD Kabupaten Bengkulu Tengah. 

Sponsored

“Dengan demikian, menambah daftar korban jiwa akibat banjir dan longsor di Bengkulu menjadi 17 orang meninggal dan 14 orang dilaporkan masih hilang,” ucap Tomi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulis mengatakan, jumlah korban bencana banjir dan longsor yang melanda 9 kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu  bertambah. Hingga Minggu pukul  19.00 WIB, tercatat 17 orang meninggal dunia, 9 orang hilang, 2 orang luka berat dan 2 orang luka ringan.

Sebaran dari 17 orang meninggal dunia terdapat di Kabupaten Bengkulu Tengah 11 orang, Kota Bengkulu 3 orang, dan Kabupaten Kepahiang 3 orang. Dari bencana itu, sekitar 12 ribu orang mengungsi yang tersebar di banyak tempat.

Jumlah ternak yang mati sebanyak 106 ekor sapi, 102 ekor kambing/domba dan 4 ekor kerbau. Sedangkan kerusakan fisik meliputi 184 rumah, 7 fasilitas pendidikan dan 40 titik sarana prasarana infrastruktur.

Membaca peluang Garbi menjadi partai politik

Membaca peluang Garbi menjadi partai politik

Rabu, 17 Jul 2019 20:50 WIB
Jalan sunyi seorang perias jenazah

Jalan sunyi seorang perias jenazah

Selasa, 16 Jul 2019 18:23 WIB