sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Kapolri: Liga 1 dan 2 akan dievaluasi apabila angka Covid naik

Keberlangsungan Liga 1 dan Liga 2 pun akan bergantung pada jumlah penambahan pasien Covid-19.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Senin, 23 Agst 2021 21:37 WIB
Kapolri: Liga 1 dan 2 akan dievaluasi apabila angka Covid naik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Olahraga Zainudin Amali, melakukan pertemuan mengenai penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2. Hal ini menindaklanjuti pemberian izin penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 dari Polri.

Sigit menuturkan, Polri akan melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan yang dilakukan dengan protokol kesehatan super ketat. Keberlangsungan Liga 1 dan Liga 2 pun akan bergantung pada jumlah penambahan pasien Covid-19.

“Apabila kasus kembali meninggi, kami akan melakukan evaluasi,” ujarnya dalam konferensi pers secara daring, Senin (23/8).

Izin penyelenggaraan Liga 1 dan Liga 2 diberikan dengan syarat, satu hari sebelum pertandingan, pemain dan official harus menjalani swab dengan hasil negatif Covid-19.

Syarat lainnya, seluruh pemain dan official harus melakukan vaksinasi sebanyak dua kali. Lalu, lokasi pertandingan akan diberikan pemasangan aplikasi Pedulilindungi untuk pemeriksaan terkait jumlah orang yang masuk ke lokasi dan ini semua bersifat wajib.

“Untuk penyelenggaran kali ini, kami kawal dilaksanakan tanpa penonton dan pelaksanaannya pun dikawal dengan protokol kesehatan yang ketat,” tutur Sigit.

Ditegaskan Sigit, seluruh klub sepakbola yang terlibat akan dikenakan sanksi apabila melanggar persyaratan tersebut. Sanksi diberikan mulai dari administrasi hingga pembatalan keikutsertaan dalam pertandingan.

Untuk diketahui, Liga 1 akan digelar dalam enam seri dengan pertandingan berlangsung di tiga klaster wilayah Pulau Jawa. Klaster pertama meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten. Klaster kedua yaitu Jawa Tengah dan DI Yogyakarta dan klaster ketiga di Jawa Timur.

Sponsored

Sementara, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengatakan, keluarnya izin Liga 1 dan 2 oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, salah satunya untuk mempersiapkan pembentukan timnas menuju FIFA World Cup U-20 2023.

"Bagi pemerintah sendiri (Kemenpora) juga ada kepentingan untuk pembentukan tim nasional karena 2023 nanti kita akan menjadi tuan rumah FIFA World Cup U-20, yang tadinya 2021 diundur ke 2023," kata Menpora Amali dalam kesempatan yang sama. 

Sebagaimana diketahui Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 telah terhenti selama satu tahun. Pada Maret dan April, telah ada turnamen pramusim Piala Menpora sebagai selingan.

"Tentu untuk pembentukan timnas ini dibutuhkan kompetisi, tanpa kompetisi tidak mungkin akan ada timnas yang baik atau talenta talenta yang bisa termonitor," tambahnya seperti dilansir dari kemenpora.go.id.

Berita Lainnya