logo alinea.id logo alinea.id

Lawan Vietnam, Tim U-22 belum maksimal

Prestasi Tim U-22 menjadi modal untuk meraih target penting di fase kualifikasi Piala Asia U-23 2020.

Mona Tobing
Mona Tobing Sabtu, 23 Feb 2019 09:16 WIB
Lawan Vietnam, Tim U-22 belum maksimal

Pelatih tim nasional Indonesia U-22 Indra Sjafri menilai performa anak-anak asuhannya masih belum maksimal kendati berhasil membungkam Kamboja 2-0 dalam laga pamungkas Grup B dan mencapai semifinal sebagai ganjarannya.

"Sebetulnya performa tim kita belum maksimal," kata Indra dalam jumpa pers purnalaga di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Jumat malam.

Menurut Indra, ia sudah merancang sebuah linimasa penampilan Timnas U-22 di Kamboja yang perlahan-lahan menanjak dengan ambisi mencapai puncak di partai final. Sebelum berangkat ke Kamboja, Indra mengaku sedang menyusun peak performance tim ini.

"Waktu lawan Myanmar kita masih kurang. Membaik ketika melawan Malaysia dan sekarang lebih bagus lagi. Itu nanti akan terus menanjak di semifinal dan mencapai puncaknya di final," ujar Indra.

Mantan pelatih yang pernah mengantarkan Timnas U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2013 mengatakan penting bagi Indonesia untuk bisa tampil optimal dan meraih prestasi di Kamboja. Pasalnya dengan prestasi tersebut bakal menjadi modal penting bagi skuat Garuda Muda untuk meraih target penting di fase kualifikasi Piala Asia U-23 2020 di Vietnam, Maret mendatang.

Mantan pesepakbola PSP Padang itu berujar, apabila berprestasi pada laga ini, bisa mendorong moral di kualifikasi Piala Asia yang menjadi target utama. 

"Kepercayaan dan moral para pemain akan menjadi lebih baik nanti di Vietnam. Meski untuk meraih prestasi di Piala AFF U-22 jalannya tak mudah," papar Indra. 

Sebab, Tim U-22 sudah dihadang Vietnam yang lolos ke semifinal sebagai jawara Grup A dengan catatan tak terkalahkan.

Sponsored

Laga semifinal antara Vietnam melawan Indonesia dijadwalkan berlangsung pada Minggu (24/2) mulai pukul 15.30 WIB di Stadion Nasional. Selepas itu, tuan rumah Kamboja baru akan menghadapi Thailand untuk mencoba mengukirkan sejarah baru bagi negeri tersebut. (Ant)