close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Rubiales kirim video ke FIFA bukti Hermoso 'oke' saja dengan aksinya. Foto: mundodeportivo.com
icon caption
Rubiales kirim video ke FIFA bukti Hermoso 'oke' saja dengan aksinya. Foto: mundodeportivo.com
Olahraga
Kamis, 31 Agustus 2023 14:19

Rubiales kirim video ke FIFA bukti Hermoso 'oke' saja dengan aksinya

Rekan-rekannya telah bergabung dengannya dalam menolak bermain untuk negara mereka sampai Rubiales dipecat.
swipe

Presiden Asosiasi Sepakbola Spanyol Luis Rubiales belum menyerah untuk menghindari tudingan melakukan 'ciuman paksa' terhadap Jenni Hermoso. Ia membawa bukti baru berupa video klip di mana Hermoso terlihat 'senang' dengan peristiwa itu dan menjadikannya bahan candaan dengan rekan satu timnya. Harapan Rubiales, video itu akan membersihkan namanya dari tudingan berat yang mencekik kariernya.

Rubiales sedang menghadapi kecaman dari berbagai pihak setelah aksinya mencium Hermoso. Peristiwa itu terjadi di atas panggung penyerahan medali dan trofi saat timnas putri Spanyol dinobatkan sebagai juara Piala Dunia Wanita 2023. Mereka baru saja membungkam Inggris 1-0 di partai final yang digelar 20 Agustus  di Sydney, Australia itu.

Rubiales, yang mungkin menghadapi tuntutan, dilaporkan mengirimkan rekaman tersebut ke FIFA. Video itu menampilkan bintang timnas putri Spanyol Hermoso tertawa dan bercanda tentang insiden 'ciuman paksa' tersebut.

Seorang sumber berkata: “Video ini adalah debu emas bagi Rubiales. Selama ini kami sudah bilang agar Jenni berkata sejujurnya. Tidak ada kekerasan seksual.”

Namun salah satu aktivis anti-kekerasan dalam rumah tangga mengatakan Rubiales halusinasi jika mengira hal itu akan membebaskannya dari tuduhan.

Teresa Parker, yang mengembangkan kampanye sepak bola untuk Women’s Aid, mengatakan bahwa menekan Hermoso untuk mengubah ceritanya adalah tindakan yang salah.

Dia menambahkan: “Jika seorang perempuan mengatakan dia tidak menyetujuinya, dia tidak menyetujuinya, itu adalah hal yang mudah.”

Video tersebut, yang diposting di X/Twitter oleh seorang reporter, menunjukkan Hermoso, 33 tahun yang sedang tersenyum, meneguk minumannya dengan ceria dan menunjukkan gambar di HP-nya dari kejadian di bus tim setelah final di Sydney.

Dia terdengar bertanya kepada rekan satu timnya apakah mereka telah melihatnya, sebelum menunjukkan bagaimana dia datang untuk memeluknya.

Pemain lain meneriakkan “beso” – bahasa Spanyol untuk ciuman.

Rekan setimnya juga membandingkannya dengan ciuman kiper Spanyol Iker Casillas yang sudah pensiun dengan kekasihnya yang seorang reporter TV, Sara Carbonero, setelah kemenangan putra Piala Dunia 2010.

Dan saat Rubiales menaiki bus, dia memberi tahu para wanita tersebut: “Berhenti, kamu membuatku tersipu.”

Tiga hari kemudian, gelandang CF Pachuca Hermoso, 33, mengecam ciuman tersebut.

Rekan-rekannya telah bergabung dengannya dalam menolak bermain untuk negara mereka sampai Rubiales dipecat.

Pesepakbola wanita dari Barcelona dan Club América juga membentangkan spanduk “Anda tidak sendirian” menjelang pertandingan persahabatan di Mexico City pada hari Selasa.

Sementara itu, pemerintah Spanyol telah menyerahkan dokumen ke pengadilan olahraga yang memeriksa dua pengaduan resmi terhadap Rubiales.

Pria berusia 46 tahun, yang menghadapi penyelidikan FIFA serta penyelidikan kriminal penyerangan seksual, mengklaim ciuman itu dilakukan atas dasar suka sama suka.

Ibunya, Angeles Bejar, 72, dibawa ke rumah sakit tadi malam pada hari ketiga mogok makan untuk mendukung putranya di sebuah gereja di Motril, dekat Malaga.(thesun)

img
Fitra Iskandar
Reporter
img
Fitra Iskandar
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan