sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

KPU resmi laporkan penyebar hoaks server pemilu menangkan Jokowi

Arief Budiman datang ke Gedung Bareskrim Polri didampingi oleh 6 komisioner KPU.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Kamis, 04 Apr 2019 21:17 WIB
KPU resmi laporkan penyebar hoaks server pemilu menangkan Jokowi

Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi melaporkan akun Aras Mytha, penyebar hoaks soal server pemilu milik KPU yang disebut telah diatur untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.  

Didampingi enam komisoner, Ketua KPU, Arief Budiman, tiba di Bareskrim Polri sekitar 19.30 WIB. Kepada para pewarta yang sudah menunggunya sejak sore, Arief irit bicara. Arief hanya menyampaikan maksud kedatangannya ke Bareskrim Polri.  

“Mau lapor dulu,” kata Arief singkat kepada wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Kamis, (4/4).

Arief mengaku, melaporkan narasi dalam sebuah video yang diunggah akun Aras Mytha karena menyebut KPU akan memenangkan salah satu paslon tertentu. Terkait isi dalam video itu, Arief menyangkalnya. Menurutnya, isi dari video tersebut tidak benar. Karena itu, dia ingin melaporkan hal tersebut ke Bareskrim Polri.

Arief mengatakan, bahwa pihaknya serius untuk melaporkan video tersebut. Itu sebabnya kedatangannya di Gedung Bareskrim Polri ditemani oleh enam komisioner KPU.

"Kalau kami bertujuh berarti serius itu," katanya.

Adapun komisioner KPU yang menemani Arief saat melapor ke Bareskrim yakni Ilham Saputra, Evi Novida Ginting Manik, Wahyu Setiawan, Pramono Ubaid Tanthowi, Hasyim Asy'ari, dan Viryan.

Di media sosial Facebook, sebuah narasi dalam video berdurasi 59 detik menyebutkan bahwa server Komisi Pemilihan Umum telah diatur untuk memenangkan calon presiden nomor urut 01 dengan memasng angka sebesar 57%. Video itu pun akhinya menjadi viral di media sosial. 

Sponsored

Narasi itu diketahui dibagikan oleh akun bernama Aras Mytha pada 3 April 2019. Dia menyertakan potongan video yang menampakkan suasana rapat. Kemudian seorang pria yang sedang berbicara dalam rapat itu mengatakan bahwa data server KPU bocor. Narasi video itu telah dibagikan 9.200 kali di Facebook.

“Di KPU, saya bulan Januari ke Singapura karena ada kebocoran data. Ini saya buka saja. 01 sudah membuat angka 57%. Allah Maha segala, server yang dibangun 7 lapis salah satunya bocor. Kami berusaha menetralkan tapi data itu masih invalid sampai detik ini,” kata seseorang dalam video yang diunggah di Facebook itu. 

“Saya berbicara ke Pak Alfian ini harus dituntaskan sebelum 17 April. Kalau sudah tanggal 17, angkanya berapa yang jadi pegangan kita, belum ketahuan bapak. Masih angka 185 itu pun yang invalid banyak sekali.”