close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Dok. Ilustrasi Prajurit | Magnific
icon caption
Dok. Ilustrasi Prajurit | Magnific
Peristiwa
Kamis, 05 November 2026 06:45

Puluhan ribu TNI dikerahkan ke Jakarta, Yusril bilang aman

Ribuan TNI AD dan AL dikerahkan ke Jakarta. Pengerahan ini dikabarkan menjadi kesiapsiagaan dalam menjaga stabilitas nasional.
swipe

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul dan Kadipenad Brigjen TNI Donny Pramono membenarkan adanya pergerakan dan pengerahan ribuan personel ke ibu kota. 

Langkah ini dilakukan berdasarkan instruksi surat Telegram Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto untuk mengantisipasi perkembangan situasi serta menjaga siaga nasional.

Berdasarkan berita yang ditulis oleh ANTARA (4/11/2026), pengerahan jumlah personel bertahap dari total 20.980 personel TNI AL meliputi unsur Korps Marinir, Koarmada I, Kodaeral III, dan Kolinlamil.

Selanjutnya, terdapat 5.740 pada tahap kedua dan ketiga, dan tahap keempat dengan 13.140 personel dari Mabesal dan jajaran wilayah Jakarta.

Kadispenal juga menyampaikan bahwa pengerahan pasukan berkaitan dengan persiapan agenda latihan Operasi Pendaratan Khusus dan Latihan Tembus Gelombang di wilayah Banten.

Komandan Brigif 6 Marinis Kolonel (Mar) Ernesto Ardendi Brahmana memastikan ribuan pasukannya siap memperkuat pengamanan Jakarta dan wilayah penyangga. Selain itu, pengerahan pasukan akan dilakukan lewat pendekatan humanis dan pembauran bersama masyarakat.

Atas hal itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa penebalan keamanan dan pertahanan sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintah pusat (ANTARA, 4/11/2026). 

Pemprov DKI mengapresiasi serta mendukung penuh upaya pengamanan ibu kota sebagai kota global, sembari menegaskan agar langkah tersebut tidak dikaitkan dengan spekulasi politik lokal.

Tak hanya itu, Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, memberikan respons dengan memastikan situasi keamanan dan aktivitas masyarakat di Jakarta tetap berjalan normal dan aman. 

Kini warga diimbau untuk tetap tenang karena pengerahan prajurit hanya semata-mata merupakan prosedur standar pertahanan negara dalam menjaga stabilitas nasional.

img
Shabrina Dwi Arsa
Reporter
img
sat
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan