close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) dan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani (kiri). Foto tangkapan layar Instagram @puanmaharaniri..
icon caption
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) dan Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani (kiri). Foto tangkapan layar Instagram @puanmaharaniri..
Politik
Minggu, 18 Juni 2023 10:10

AHY dan Puan makan bubur bareng, bahas apa?

AHY dan Puan berbincang sambil makan bubur di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
swipe

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani di Hutan Kota by Plataran, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Pertemuan keduanya berlangsung selama sekitar satu jam. 

Pertemuan dilakukan setelah keduanya melakukan kegiatan olahraga. Menurut AHY, dia berjalan kaki sepanjang 3 kilometer, sedangkan Puan hingga 7 kilometer. Setelah itu, keduanya berbincang sambil makan bubur. 

"Mbak Puan ternyata jalannya lebih panjang dari saya, 7 kilometer, artinya Mbak Puan lebih serius. Kami tadi berdua juga sambil makan bubur," tutur AHY, usai pertemuan, Minggu (18/6). 

Dalam pertemuan tersebut, Partai Demokrat dan PDIP menegaskan bersepakat untuk memperbaiki silaturahmi. Menurut Agus, Demokrat dan PDIP merupakan dua partai yang sama-sama punya pengalaman sebagai partai penguasa dan oposisi sejak 2004. Dus, banyak yang menganggap komunikasi dan hubungan kedua partai tidak baik. 

"Mudah-mudahan dengan hadirnya kami berdua bisa menjadi oase, bahwa politik itu seringkali menempatkan seseorang atau partai dalam posisi dan sikap yang berbeda. Tapi persahabatan kami berdua, saya dan Mbak Puan Maharani selama ini berhubungan dengan baik, dengan kami bersama keluarganya," tutur AHY.

AHY melanjutkan, politik rekonsiliasi seperti yang dilakukannya sangat dibutuhkan dan dinantikan oleh masyarakat Indonesia. 

"Silaturahmi tadi tidak hanya membicarakan politik praktis, politik pemilu (pemilihan umum) 2024, tapi juga banyak isu kebangsaan, isu negara, dan rakyat yang wajib kita bahas bersama," tuturnya. 

Puan mengatakan pertemuan tersebut juga sepakat untuk mengawal pemilu agar berjalan secara lancar, damai, dan tidak ada polarisasi.

"Kami berdua menyepakati pemilu harus berjalan secara damai, pesta demokrasi ini harus bisa membawa suasana sejuk. Kami sama-sama sepakat akan menghormati nantinya yang akan menjadi pilihan rakyat," tutur Puan.

Puan berharap akan ada pertemuan lanjutan dengan putra pertama eks Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. 

"Insyaallah ini pertemuan yang pertama tapi bukan pertemuan yang terakhir. Untuk menuju sebuah persamaan, tentu kita perlu waktu untuk sering-sering bertemu," tuturnya.

Dalam pertemuan itu, tampak hadir juga Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto dan Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Rifky Harsya beserta petinggi partai lainnya. 

Artikel ini ditulis oleh :

img
Satriani Ari Wulan
Reporter
img
Satriani Ari Wulan
Editor
Bagikan :
×
cari
bagikan