sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

AHY masuk dalam 15 nama capres, Demokrat: Modal awal kami

Benny K Harman nilai tren keterpilihan AHY dalam survei SMRC terbilang baik.

Achmad Al Fiqri
Achmad Al Fiqri Kamis, 01 Apr 2021 15:37 WIB
AHY masuk dalam 15 nama capres, Demokrat: Modal awal kami

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny Kabur Harman, menilai survei calon presiden Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menjadi modal awal bagi pihaknya untuk mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam bursa Capres 2024. Dalam survei itu AHY masuk radar 15 calon presiden dengan meraup 5,2%.

"Ini bagi kami merupakan modal untuk kami bisa melangkah ke depan. Apalagi kami sudah selesai dengan masalah prahara yang barusan menimpa partai kami," kata Benny, dalam konfrensi pers rilis hasil survei SMRC, yang disiarkan secara virtual, Kamis (1/4).

Benny melanjutkan, tren keterpilihan AHY dari hasil survei itu terbilang baik. Pasalnya, Ketua Umum Partai Demokrat itu masuk dalam sejumlah kategori keterpilihan calon presiden. "Terkait calon presiden, walaupun masih lama, tetapi saya melihat tokoh kami Mas AHY itu selalu ada namanya di top of mind, masuk dalam 10 besar juga, kemudian masuk semi tertutup juga ada, bahkan tingkat orang tahu itu masuk 5 besar," kata Benny.

Smentara itu, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, menyambut baik sejumlah tokoh yang masuk ke jajaran tertinggi dalam survei SMRC. "Ini masih sangat awal, tetapi Anies Baswedan di antara yang tertinggi dengan Ganjar," kata Mardani.

Terlepas dari itu, Mardani mengapresiasi para calon yang sudah menyatakan lebih awal untuk maju sebagai calon presiden, seperti Giring Ganesha. Menurutnya, calon presiden yang sudah menyatakan diri terlebih dahulu dapat membuat sehat kompetisi.

"Saya apresiasi dari awal Giring sudah mendeklarasikan. Saya inginnya seperti itu, setiap capres deklarasikan diri dari awal. Tentu ada plus minusnya. Biarkan ada kontestasi karya dan gagasan, biarkan masyarakat menilai mana yang tervaik daei capres-capres ini yang ada," kata Mardani.

"Karena itu, PKS masih berjuang terus menurunkan presidential threshold dari 20% kursi menjadi 10% saja. Sehingga dengan demikian kita mulai banyak (calon presiden). Giring mulai maju, PKS boleh maju. Nah, enak kontestasinya. Kita akan melihat tidak ada lagi pembelahan masyarakat karena banyak yang maju, tidak ada lagi isu primordial sama identitas, yang ada adalah karya dan gagasan," pungkas Mardani.

Survei SMRC bertajuk "Kondisi Ekonomi-Politik 1 Tahun Covid-19: Penilaian Publik Nasional"  itu menempatkan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memperoleh peringkat pertama dari 15 nama calon presiden lainnya. Menteri Pertahanan itu mendulang keterpilihan 20,8%.

Sponsored

Di bawah Prabowo, ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan perolehan elektabilitas 13,1%; Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 12,0%; Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno 7,4%; Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 6,7%; dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 5,2%.

Kemudian, sejumlah nama juga masuk dalam papan survei seperti Menteri Sosial Tri Rismaharini 5,2%; Menteri Keuangan Sri Mulyani 2,2%; Ketua DPR RI Puan Maharani 1,7%. Sementara, responden yang tidak memilih sebanyak 19,7%.

Survei ini digelar pada 28 Februari-8 Maret 2021. Setidaknya terdapat 1.064 dari 1.220 responden yang diwawancarai secara valid. Populasi yang dipilih pun merupakan WNI yang memiliki hak suara dalam pemilu atau sudah menikah. Sementara rerata simpangan (margin of error) sekitar 3,07% pada tingkat kepercayaan (level of confidence) 95% dengan asumsi simple random sampling.

 

Berita Lainnya