sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Bakrie ingin Golkar punya calon presiden 2024

Konglomerat Aburizal Bakrie pernah menjadi ketua umum Partai Golkar. Dia ingin Golkar memiliki calon presiden pada 2024.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Rabu, 06 Nov 2019 22:46 WIB
Bakrie ingin Golkar punya calon presiden 2024

Ketua Dewan Pembina Partai Gokar Aburizal Bakrie (Ical) berharap partai berlambang pohon beringin itu bisa mencalonkan Presiden atau Wakil Presiden pada Pemilu 2024.

Harapan itu disampaikan Ical sebagai doanya dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Partai Golkar yang digelar di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (6/11).

"Harapannya makin bagus, Golkar makin solid, Insyaallah. Dan karena makin solid, saya rasa bisa menjadi pemenang. Dan saya harapan bisa mencalonkan Presiden atau Wakil Presiden pada 2024," kata Ical kepada wartawan.

Ical mengatakan sebagai Ketua Dewan Pembina, dirinya tidak dalam posisi untuk mendukung salah satu bakal calon ketua umum. Menurutnya, justru yang luar biasa adalah terciptanya satu Musyawarah Nasional (Munas) saja.

Diketahui, sebagai salah satu partai tertua, dinamika politik internal selalu diwarnai rivalitas yang panas. Pada 2014 lalu misalnya, terjadi dua kali Munas.

Pertama, Munas IX Partai Golkar yang diselenggarakan kelompok Aburizal Bakrie di Bali.

Kemudian, kelompok yang menolak Bakrie yang dipimpin Agung Laksono menggelar Munas tandingan di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

"Dewan pembina tidak pada posisi untuk mendukung atau tidak mendukung. Dewan pembina sudah berhasil menjadikan satu Munas, bukan dua Munas. Sudah berhasil itu," kata Ical yang didampingi Airlangga Hartarto itu.

Sponsored

Ical mengatakan, siapa pun yang terpilih nantinya merupakan hasil Munas yang sah. Dia berharap penyelenggaraan Munas yang dilaksankan pada 4-6 Desember mendatang dapat berjalan dengan baik dan damai.

"Bahwa siapa yang terpilih silakan di sana. Tentu pada Munas yang akan datang aman-aman dan damai-damai aja," pungkas Ical. 

Sebagai informasi, Golkar beberapa kali memiliki calon presiden pada Pilpres secara langsung, seperti Wiranto hingga Jusuf Kalla. Namun, tidak satu pun kader Golkar yang diusung menjadi capres berhasil memenangkan Pilpres.