sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Disebut kandidat Pilpres 2024, Sandi: Masih lama

Dirinya memilih bekerja di mana pun posisinya daripada memusingkan pemilu.

Fadli Mubarok
Fadli Mubarok Minggu, 26 Jan 2020 17:28 WIB
Disebut kandidat Pilpres 2024, Sandi: Masih lama
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 23165
Dirawat 15870
Meninggal 1418
Sembuh 5877

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno, menilai, terlalu dini mengaitkan dirinya dengan posisi calon presiden (capres) 2024. Sebab, pemilihan umum (pemilu) belum genap setahun digelar.

"Presiden juga sudah mengatakan, '2024' masih lama dan saya sangat setuju pada Pak Presiden. Jadi, saya ingin kita narasinya tidak langsung bicara dengan politik. Karena kita baru selesai kontestasi Pilpres (Pemilihan Presiden) 2019," ujarnya di Jakarta, Minggu (26/1).

Sela pelantikan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) di Jakarta, 16 Januari 2020, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, Pilpres 2024 bakal diikuti kader organisasi di sektor ekonomi tersebut. Diisyaratkannya kepada Sandi, sapaan Sandiaga.

Beberapa waktu kemudian, pesan senada diutarakan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal (Purn) Budi Gunawan. Pernyataannya, bahkan lebih terang daripada yang disampaikan Jokowi.

Sponsored

Sandi melanjutkan, pernyataan Jokowi bermakna umum. Namun, tambah dia, hakikatnya bermaksud merangkul seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu pun mengimbau, seluruh komponen tak terjebak dengan kontestasi Pilpres 2024. Lantaran berpotensi menimbulkan perpecahan di level masyarakat.

"Kita fokus saja pada bekerja nyata. Di mana pun kita berada, baik saya di luar sekarang maupun siapa pun yang di dalam pemerintah ini, diberikan kesempatan untuk bekerja nyata. Berkontribusi pada bangsa," tuturnya.

Berita Lainnya