logo alinea.id logo alinea.id

Dukungan Ahok tak tambah elektabilitas Jokowi-Ma'ruf

Dukungan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) setelah bebas dari penjara diproyeksi tak akan membuat elektabilitas Jokowi-Ma'ruf bertambah.

Ayu mumpuni
Ayu mumpuni Rabu, 19 Des 2018 21:13 WIB
Dukungan Ahok tak tambah elektabilitas Jokowi-Ma'ruf

Dukungan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) setelah bebas dari penjara diproyeksi tak akan membuat elektabilitas Jokowi-Ma'ruf bertambah.

Bebasnya Basuki Tjahja Purnama atau biasa disapa Ahok pada Januari mendatang diperkirakan memberikan pengaruh pada Capres-Cawapres yang didukungnya. 

Meski pada saat Joko Widodo menyatakan dirinya akan kembali maju dalam Pilpres mendatang Ahok telah menuliskan dukungannya, namun pernyataan Ahok secara langsung dianggap akan memberikan tambahan suara.

Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Adji Alfaraby menyatakan jika Ahok memberikan dukungan secara langsung kepada Jokowi, tentunya akan berpengaruh pada para pendukung Ahok untuk juga memilih Jokowi.

"Mungkin di pemilih minoritas Pak Jokowi akan makin kuat dengan dukungan Pak Ahok," ujarnya di Kantor LSI, Rabu (18/12).

Menurut Adjie, dukungan Ahok terhadap Jokowi bagi kalangan muslim tidak terlalu berpengaruh. Padahal, pemilih muslim di Indonesia adalah mayoritas.

"Artinya Pak Ahok keluar dan mendukung Pak Jokowi belum tentu berpengaruh pada elektabilitas Pak Jokowi," katanya.

Menurut dia, pemilih muslim memiliki persepsi berbeda terhadap Jokowi dan Ahok. Bagi pemilih muslim seperti terlihat dalam survei LSI, sosok Jokowi bukan dianggap sebagai musuh seperti kepada Ahok.

Sponsored

Ia pun menjabarkan dari hasil survei itu pemilih muslim menyatakan tak ada kebijakan Jokowi yang merugikan umat muslim. Sehingga, menurutnya kecil potensi untuk menyamakan Jokowi dengan sosok Ahok.

"Apalagi Pak Jokowi dianggap bukan musuh Islam," tuturnya.