sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Khofifah gabung, 70% suara Jatim ditargetkan pilih Jokowi

Tim kampanye pemenangan Jokowi targetkan 70% suara di Jawa Timur

Tito Dirhantoro
Tito Dirhantoro Kamis, 20 Sep 2018 12:17 WIB
Khofifah gabung, 70% suara Jatim ditargetkan pilih Jokowi

Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa, dan Wakil Gubernur terpilih, Emil Dardak, masuk dalam tim kampanye pemenangan pasangan bakal calon Presiden-Wakil Presiden Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin. Bergabungnya Khofifah dan Emil membuat tim pemenangan Jokowi yakin bisa meraih 70% suara dari Jawa Timur pada Pemilihan Presiden 2019 nanti.

"Di tim ini orang-orangnya hebat, dan saya yakin di Jatim mampu. Targetnya 65-70 persen suara dari sini siap diraih," kata Ketua Tim Kampanye Daerah Jokowi-Ma'ruf di Jatim, Machfud Arifin, di sela pengumuman daftar tim di Kantor DPD PDIP Jatim di Surabaya, Jawa Timur.

Mantan Kapolda Kalimantan Selatan dan Maluku Utara tersebut, menjelaskan Khofifah masuk dalam tim pemenangan Jokowi di Dewan Penasihat. Khofifah akan berada satu tim dengan mantan Gubernur Jatim Imam Utomo, KH Muhzin Ghazali, KH Asep Syaifudin Chalim, Dahlan Iskan, Anton Prijatno, Mustahid Astari, Martono dan Sudikdo Adi.

Sedangkan Emil Dardak tergabung dalam dewan pengarah bersama Janggan Sargowo, Dodoes Soemarwanto, Makin Abbas, Syafik Rofi'i, Soenarjo, Yusuf Husni, Sabron Djamil Pasaribu, Hasan Aminuddin, Djaja Laksana serta Hadi Pranoto.

Tak hanya itu, kata Machfud, pihaknya juga menggandeng Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.  Diakuinya Risma masuk sebagai koordinator wilayah pemenangan di Kota Surabaya. Ia bakal dibantu Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana.

Dengan masuknya nama-nama tersebut, Machfud optimistis mampu mengantarkan Jokowi menjadi Presiden RI untuk periode kedua. Sekaligus melanjutkan pembangunan yang selama ini sudah dikerjakannya.

Sementara saat disinggung mengenai Gubernur Jatim, Soekarwo, dan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Machfud Arifin mengaku keduanya tidak masuk dalam tim kampanye pemenangan Jokowi di daerah.

"Kalau Gus Ipul sementara belum ada namanya, lalu Pakde Karwo tidak masuk karena beliau masih menjabat Gubernur Jatim," ucap mantan Kapolda Jatim yang baru pensiun 6 September 2018 tersebut.

Sponsored

Beberapa waktu lalu, Gus Ipul memilih belum berpihak kepada salah satu pasangan bakal calon, bahkan bersama Mahfud MD, Yusuf Mansur serta Faisal Basri mendeklarasikan gerakan #2019PilpresCeria. (Ant)

Berita Lainnya