sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Nasdem persilakan kritik terhadap Anies Baswedan

Peryataan Hasto Kristiyanto terhadap Anies Bawedan selama memimpin Jakarta dianggap Nasdem sebagai perspektif.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Selasa, 26 Jul 2022 16:28 WIB
Nasdem persilakan kritik terhadap Anies Baswedan

Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya, menilai kritik Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, terhadap kinerja Anies Baswedan selama empat tahun memimpin DKI Jakarta sah-sah saja. Sebagai sebuah perspektif, kata Willy, semua orang bisa memberikan penilaian masing-masing.

"Itu (kritik) Pak Hasto monggo-monggo aja. Nasdem kan mengusulkan mereka karena aspirasi kader-kader Nasdem. Ya, Pak Ganjar, Pak Anies toh," ujar Willy Aditya kepada wartawan, Selasa (26/7).

Menurut Willy, selain dukungan kader, ada dua variabel yang membuat Partai Nasdem mencalonkan Anies sebagai bakal calon presiden (bacapres), yakni variabel kuantitatif dan variabel kualitatif. 

"Variabel kuantitatif yang tidak bisa ditolak hari ini nama yang prominan ya Pak Ganjar Pranowo, Pak Anies Baswedan. Itu yang kemudian preferensi publik. Tentu kalau Pak Hasto punya kacamata yang berbeda itu monggo, mawon. Itu perspektif. Kalau perspektif tidak bisa kita judge ya itu masing-masing kita punya perspektif ya sah-sah saja," kata dia.

Willy juga memastikan kritik PDIP tak membuat dukungan Partai Nasdem mengendor terhadap Anies. Dia beralasan, pencalonan Anies merupakan keputusan Rakernas Partai Nasdem yang harus dihormati.

Soal siapa yang dicalonkan sebagai capres final nantinya, menurut Willy, hal itu tentu sesuai dengan dinamika politik ke depan.

"Jadi, kalau saya perspektif orang dalam, proses menilai itu punya banyak hal. Saya melihat oh dalam perspektif kesalehan, oh saya melihat dalam perspektif profesionalitas, oh saya melihat dalam perspektif ideologis tentu perspektif berbeda-beda. Jadi, itu bicara preferensi dia. Jadi terserah saja, monggo mawon saja. Jadi, Nasdem sekali lagi, itu menjadi aspirasi kader-kadrr Nasdem yang mayoritas," katanya.

Kendati Hasto mengkritik Anies yang didukung Partai Nasdem, Willy juga mengatakan, hal itu bukan berarti menjadikan hubungan partainya dengan PDIP merenggang. Termasuk sulit bagi Partai Nasdem untuk membangun kerja sama politik dengan PDIP.

Sponsored

"Gak ada sulit-sulitnya nanti ketemu Hasto, haha hihi haha hihi, kita bebas-bebas saja. Kalau orang gak mau sama kita, itu berbeda. Tapi Nasdem sebagai partai terbuka dengan siapa saja tidak punya handicap dengan siapa saja kecuali orangnya gak mau berkomunikasi dengan kita, itu hal yang berbeda," ucapnya.

Berita Lainnya
×
tekid