sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Anies didukung penuh kader Nasdem, Paloh sebut belum tentu diusung di Pilpres 2024

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diketahui paling banyak diusung DPW untuk menjadi calon presiden (capres) di 2024.

Marselinus Gual
Marselinus Gual Kamis, 16 Jun 2022 20:12 WIB
Anies didukung penuh kader Nasdem, Paloh sebut belum tentu diusung di Pilpres 2024

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyebut, jumlah voting suara Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem bukan ukuran untuk menentukan nama yang bakal diusung partainya di Pilpres 2024. 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan diketahui paling banyak diusung DPW untuk menjadi calon presiden (capres) di 2024. Selain Anies, nama Gubernur Jawa Tengah ada di urutan kedua paling banyak diusung DPW.

"Belum tentu (vote paling banyak akan dipilih menjadi capres). Karena pada dasarnya pembobotan yang kita lakukan itu sama, siapa pun itu," kata Surya Paloh di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (16/6).

Paloh sendiri mengapresiasi jalannya Rakernas Nasdem hingga memunculkan sejumlah nama potensial yang bakal diusung Nasdem nantinya. Dia mengatakan, siapa pun calon yang akan diusung akan diumumkan pada Jumat (17/6) malam.

"Cukup positif dari aspirasi yang ada dari pada peserta rakernas ini. Tapi pada waktunya besok malam akan diumumkan siapa saja," jelas Paloh.

Di sisi lain, Paloh mengatakan akan mempertimbangkan permintaan para kader Nasdem untuk menemui Anies setelah rakernas digelar. Termasuk permintaan untuk merekrut Anies dan Ganjar sebagai kader Nasdem.

"Kita lihat nanti, saya sendiri belum pernah ketemu dan bicara serius aja," pungkasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Steering Committee (SC) Rakernas Nasdem, Willy Aditya, menegaskan, usulan DPW untuk Ganjar bukan keputusan final. Apalagi, kata dia, penentuan capres yang akan direkomendasikan Rakernas Nasdem tidak berdasarkan pada jumlah suara.

Sponsored

"Dalam proses pencalonan, komitmen politik kita adalah bukan itu. Suara dari DPW sah-sah saja tapi kebijakan politik partai secara nasional Pak Surya (Surya Paloh)," kata Willy di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis.

"Tentu akan melihat pertimbangan-pertimbangan. Yang terpenting kan bukan klaim politiknya. Tapi yang terpenting adalah bagaimana komitmen untuk memajukan Indonesia menjaga keutuhan NKRI menjaga stabilitas politik dan ekonomi," sambung dia.

Berita Lainnya
×
tekid