sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pembagian bansos Cak Imin timbulkan kerumunan

Bansos disalurkan dengan digantung di pagar Graha Gus Dur, Surabaya, Jatim.

Adi Suprayitno
Adi Suprayitno Jumat, 15 Mei 2020 19:35 WIB
Pembagian bansos Cak Imin timbulkan kerumunan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 25773
Dirawat 17185
Meninggal 1573
Sembuh 7015

Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, menyalurkan 40 ribu paket bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak pandemi coronavirus anyar (Covid-19). Berbagai komoditas sembako diberikan dengan cara menggantungnya di pagar Graha Gus Dur, Kota Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Jumat (15/5).

Kader lainnya juga berdonasi. Detailnya, PKB Jatim sebanyak 100 paket, Fraksi PKB DPRD Jatim 37.500 paket, Fraksi PKB DPR dapil Jatim 38.000 paket, dan Fraksi PKB DPRD Kota/Kabupaten se-Jatim 500 paket.

"Ini merupakan gotong royong seluruh elemen kader PKB untuk ikut peduli terhadap masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid-19. Harapan kita, ini bisa memberi sedikit senyuman pada masyarakat yang menerima bantuan," kata Koordinator Lapangan Pembagian Sembako PKB Jatim, Fauzan Fuadi, beberapa saat lalu.

Selain didistribusikan di Kantor PKB Jatim dan Graha Gus Dur, bansos juga dibagi-bagikan ke daerah lain. Jumlahnya mencapai 287.500 paket. Untuk hari ini, ada sekitar 1.000 paket yang disalurkan.

PKB turut mendistribusikan bantuan berupa 76.000 botol pembersih tangan (hand sanitizer) dan 380.000 masker kain ke 38 kabupaten/kota. Juga ada 500 baju hazmat ke Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) di Jatim.

Wakil Ketua PKB Jatim, Anik Maslachah, menambahkan, pembagian sembako ini termasuk Gerakan Menyapa Tetangga. Sasarannya, masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan, seperti guru mengaji, takmir masjid, penyandang disabilitas dan kaum papan.

"Ini bagian dari mengantisipasi betul-betul agar physical distancing (jaga jarak fisik) tetap dilakukan dan PSBB (pembatasan sosial berskala besar) bisa berhasil dan Jawa Timur bisa bebas dari Covid-19," pungkasnya.

Masyarakat berkerumun saat mengambil bansos dari PKB yang digantung di pagar Graha Gus Dur, Kota Surabaya, Jatim, Jumat (15/5/2020). Alinea.id/Adi Suprayitno

Sponsored

Namun, berdasarkan pantauan Alinea.id di depan Kantor PKB Jatim, mekanisme penyaluran bantuan menyebabkan kerumunan. Antarwarga yang berebut juga tidak menerapkan jaga jarak fisik.

Padahal, perlu menerapkan jaga jarak untuk meminimalisasi penularan Covid-19 karena SARS-CoV-2 dapat tertular melalui melalui tetesan kecil (droplet) saat batuk ataupun bersin. Bahkan, riset terbaru menyebutkan, virus dapat keluar melalui cairan kala bersuara lantang.

Berita Lainnya