sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

SBY: Hari ini kami berkabung

SBY tanggapi KLB Demokrat Sumut

Fathor Rasi
Fathor Rasi Jumat, 05 Mar 2021 22:09 WIB
SBY: Hari ini kami berkabung

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY merespons Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Deli Serdang, Sumatra Utara, Jumat (5/3). SBY menyatakan Demokrat hari ini berkabung.

"Hari ini kami berkabung. Partai Demokrat berkabung, sebenarnya bangsa Indonesia juga berkabung. Berkabung karena akal sehat karena akal sehat telah mati. Sementara keadilan, supremasi hukum dan demokrasi sedang diuji," ujarn Presiden RI ke-6 itu dalam pers konferens secara virtual, Jumat (5/3).

SBY menyebut KLB Demokrat di Sumut abal-aba, tidak sah dan ilegal dengan menobatkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, sebagai ketum.

"Seorang pejabat pemerintahan, berada di lingkar dalam lembaga kepresidenan, bukan kader Partai Demokrat alias pihak eksternal partai menjadi Ketua Umum Partai Demokrat. Mendongkel dan merebutnya dari Ketua Umum Partai Demokrat yang sah, yang setahun lalu telah diresmikan oleh negara dan pemerintah," bebernya.

SBY kemudian mengungkit saat Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) secara resmi mengirimkan surat pada Presiden Joko Widodo terkait upaya kudeta yang melibatkan Moeldoko. Namun saat itu, lanjutnya, banyak tanggapan bernada miring.

"Mereka mengatakan demokrat hanya mencari sensasi, play victim. KSP Moeldoko bilang mereka hanya ngopi-ngopi. Pelaku gerakan mengatakan itu hanya rapat-rapat biasa," ungkapnya.

Tetapi, jelas SBY, hari ini apa yang dikhawatirkan telah terjadi dan upaya pendokelan terhadap Ketum AHY dilakukan dengan tidak kesatria.

"Memang banyak yang tercengang. Banyak yang tidak percaya bahwa KSP Moeldoko yang bersekongkol dengan orang dalam benar-benar tega dan dengan darah dingin melakukan kudeta. Sebuah kepemimpian yang tidak terpuji jauh dari sikap kesatria," katanya.

Sponsored

Dalam KLB Demokrat di Sumut, yang dipimpin Jhoni Allen Marbun, setidaknya terdapat delapan peserta DPD Partai Demokrat menyebutkan nama Moeldoko sebagai ketua umum. Satu lainnya mendukung Marzuki Alie sebagai pengganti AHY.

Sejurus kemudian, Jhoni menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum. Penetapannya langsung disetujui peserta.

"KLB Partai Demokrat menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan, memutuskan penetapan pertama, dari calon kedua tersebut, atas voting berdiri, maka Pak Moeldoko dinyatakan menjadi Ketum Partai Demokrat 2021-2024. Setuju?" tanya Jhoni. "Setuju," jawab para peserta.

Berita Lainnya