sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Akibat Covid-19, Astra International revisi belanja modal tahun ini

Astra International sebelumnya menganggarkan belanja modal hingga Rp25 triliun tahun ini.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 16 Jun 2020 13:27 WIB
Akibat Covid-19, Astra International revisi belanja modal tahun ini
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 502.110
Dirawat 63.722
Meninggal 16.002
Sembuh 422.386

PT Astra International Tbk. (ASII) berencana melakukan revisi belanja modal atau capital expenditure (capex) perseroan tahun 2020 akibat adanya pandemi Covid-19. Sebelumnya, Astra International menganggarkan belanja modal hingga Rp25 triliun tahun ini.

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro mengatakan dalam situasi pandemi seperti ini ketika semua bisnis mengalami penurunan, konservasi terhadap kas menjadi sangat penting.

"Kami akan prioritaskan ulang semua belanja modal kami," kata Djony dalam konferensi virtual RUPST Astra International, dari Jakarta, Selasa (16/6).

Revisi capex ini, kata Djony, merupakan salah satu upaya perseroan dalam hal menjaga kedisiplinan mengelola finansial. Selain merevisi capex, emiten berkode saham ASII ini juga akan menekan pengeluaran biaya yang tidak perlu dan menjaga likuiditas arus kas di seluruh unit bisnis Astra Group.

Sponsored

Adapun saat ini, Djony menjelaskan gearing ratio alias jumlah pinjaman dibandingkan modal Astra hanya sekitar 11%. Sehingga Astra memiliki balance sheet capacity atau neraca yang sangat besar.

"Jadi tak ada kekhawatiran bagi kami untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang. Kami punya balance sheet yang sangat sehat, termasuk juga di bisnis unit," ujarnya.

Djony menuturkan sejak bulan Maret ketika situasi pandemi Covid-19 diumumkan oleh Presiden Joko Widodo, pihaknya telah memastikan akan melakukan beberapa hal di seluruh bisnis unit Astra. Selain menjaga kedisiplinan finansial, Djony mengatakan Astra juga akan menjaga agar bisnis mereka tetap mempertahankan cost leadership.

"Operational excellence yang kami sudah bangun bertahun-tahun, tentunya harus kami pertahankan," tutur Djony.

Menjinakkan La Nina demi ketahanan pangan

Menjinakkan La Nina demi ketahanan pangan

Senin, 23 Nov 2020 16:42 WIB
Efek domino kekerasan perempuan berbasis online

Efek domino kekerasan perempuan berbasis online

Minggu, 22 Nov 2020 14:48 WIB
Berita Lainnya