sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bank Mandiri gandeng e-commerce salurkan kredit

Layanan kredit digital yang diberikan dengan plafon hingga Rp30 juta.

Mona Tobing
Mona Tobing Jumat, 30 Nov 2018 12:52 WIB
Bank Mandiri gandeng e-commerce salurkan kredit
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 534.266
Dirawat 66.752
Meninggal 16.825
Sembuh 445.793

Tidak ingin ketinggalan masuk di pasar e-commerce, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan menggandeng situs perbelanjaan dalam jaringan atau e-commerce untuk menyalurkan kredit digital pada semester I/2019.

Wakil Senior Presiden Bidang Perbankan Digital Bank Mandiri, Sunarto Xie di Semarang, Jawa Tengah pada Jumat (30/11) mengatakan, aplikasi kredit digital yang mirip dengan layanan industri finansial berbasis teknologi atau fintech ini direncanakan berplafon hingga Rp30 juta. Sayang, perusahaan plat merah ini masih enggan mengungkapkan identitas e-commerce

"Kami sedang mengerjakan pinjaman online dengan mitra e-commerce. Nama mitranya belum bisa disebutkan," kata Sunarto.

Berbeda dengan konvensional, pinjaman digital ini, kata Sunarto, memang menawarkan plafon tidak terlalu besar karena mempertimbangkan program kredit digital ini masih dalam tahap awal. Risiko terkait kualitas aset juga menjadi pertimbangan Mandiri dari pembiayaan digital ini.

"Rentang plafonnya tergantung kebutuhan digital, karena tidak mungkin kami kasih pinjaman hingga Rp2 miliar," kata dia.

Layanan ini disebut akan meningkatkan kapabilitas bank, salah satunya dalam kegiatan bertransaksi dan intermediasi. Nantinya, pengajuan permohonan kredit lebih mudah. 

Nasabah bisa melakukan pengajuan melalui digital, serta tak perlu datang ke kantor cabang bank. Biasanya untuk ajukan kredit harus datang ke cabang, sekarang bank berlambang pita ini ingin menerapkan digitalisasi dengan Mandiri 4.0. 

Lewat layanan ini, Mandiri menargetkan bisa mengerek jumlah nasabah pengguna jasa kredit. Sehingga pertumbuhan kredit juga diyakini akan meningkat. 

Sponsored

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja intermediasi sektor jasa keuangan pada Oktober 2018 bergerak positif. Kredit perbankan tumbuh 13,35% secara tahunan dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang naik 7,6% secara tahunan. Selain kredit, layanan pembukaan rekening juga akan diterapkan Bank Mandiri melalui ranah digital. (Ant)

Berita Lainnya