sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bank Mandiri kaji ekspansi ke tiga negara ASEAN

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) akan menyasar Filipina, Malaysia dan Vietnam.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 09 Des 2019 20:06 WIB
Bank Mandiri kaji ekspansi ke tiga negara ASEAN
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 74018
Dirawat 35764
Meninggal 3535
Sembuh 34719

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) tengah mengkaji rencana untuk melakukan ekspansi ke tiga negara di wilayah regional Asia Tenggara. Perseroan akan melakukan ekspansi ke Filipina, Malaysia dan Vietnam.

Direktur Treasury and International Banking Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan ekspansi ke wilayah regional tersebut dilakukan dengan pertimbangan peluang yang akan didapat Bank Mandiri cukup baik.

"Ekspansi ke Filipina paling dekat (akuisisi), tapi ada juga negara lain. Artinya mana yang lebih efektif meningkatkan Return of Equity (ROE) kami agar kinerja banknya tetap terjaga," tutur Darmawan di Jakarta, Senin (9/12).

Darmawan melanjutkan, secara keseluruhan untuk tiga negara tersebut, Bank Mandiri akan menonjolkan layanan yang lebih mengutamakan consumer dan micro financing. Sebab, bank pelat merah tersebut melihat tak banyak bank yang menyasar segmen tersebut.

Darmawan menjelaskan strategi untuk masuk ketiga pasar tersebut dilakukan dengan cara yang berbeda-beda. Untuk pasar Filipina, Bank Mandiri akan melakukan akuisisi bank yang ada di sana.  

Darmawan melanjutkan, ekspansi ke Filipina juga akan dilakukan dengan menyasar retail banking. Sebab, negara tersebut sedang gencar meningkatkan inklusi keuangan. Sementara, untuk Vietnam dan Malaysia, Bank Mandiri akan membangun bank baru.

Namun, Darmawan tak menyebutkan kapan pastinya rencana ekspansi tersebut akan dieksekusi oleh Bank Mandiri. Darmawan bilang, untuk jangka menengah Bank Mandiri masih memandang fokus bisnis dalam negeri masih jauh lebih optimal  daripada ekspansi.

"Tapi kalau sekarang kita lihat secara jangka menengah, masih lebih optimal untuk fokus di dalam negeri, untuk membesarkan anak usaha kita. Yang ekspansi luar negerinya tetap bisa dilakukan setelah itu," ujarnya.

Sponsored
Berita Lainnya