sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Bank Mandiri siap salurkan bansos senilai Rp18,6 triliun

Bank Mandiri sendiri sudah terlibat dalam penyaluran Bansos sejak 2017.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Senin, 04 Jan 2021 17:49 WIB
Bank Mandiri siap salurkan bansos senilai Rp18,6 triliun
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.322.866
Dirawat 158.408
Meninggal 35.786
Sembuh 1.128.672

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) siap mendukung Kementerian Sosial, dalam melindungi masyarakat lapisan bawah dari dampak pandemi. Perseroan telah menyalurkan bantuan senilai total Rp13,5 triliun melalui Program Sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Bantuan Sosial Tunai.

Tahun ini, Bank Mandiri siap menyalurkan bantuan sosial (bansos) senilai Rp18,6 triliun, yang terdiri atas Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kepada sekitar 2,1 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan Bantuan Sosial Program Sembako kepada sekitar 4,3 juta KPM

Seperti diketahui, peluncuran penyaluran bansos 2021 dilakukan di Istana Negara dan dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Menteri Koordinator PMK Muhadjir Effendi, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri BUMN Erick Thohir, Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dan PT Pos.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi mengatakan, langkah ini merupakan respons positif Bank Mandiri bersama bank Himbara lainnya dan PT Pos untuk membantu pemerintah memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat.

Dia menuturkan, Bank Mandiri sendiri sudah terlibat dalam penyaluran Bansos sejak 2017. Dalam kurun waktu 2020, Bank Mandiri telah menyalurkan sekitar Rp7,3 triliun Program Sembako atau BPNT kepada sekitar 3,5 juta KPM dan menyalurkan sekitar Rp6,2 triliun Program Keluarga Harapan kepada sekitar 1,6 juta KPM.

"Kami siap bersinergi dengan Kementerian Sosial, Pemda, serta pendamping Bansos di seluruh Indonesia dengan melibatkan 24.197 Agen Bank Mandiri," ujar Darmawan dalam keterangan resminya, Senin (4/1).

Adapun proses pencairan bansos, nantinya akan dilakukan secara nontunai melalui ATM maupun agen bank, agar program ini dapat berlangsung secara efisien, tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat administrasi.

“Kami dan bank Himbara lainnya juga telah melakukan pendataan dan pendistribusian Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), di mana KPM penerima bansos Bank Mandiri akan bertambah sekitar 769.000,” kata Darmawan.

Sponsored

Adapun sebagai upaya mempersiapkan penyaluran bansos di tengah wabah Covid-19, Bank Mandiri tetap menjaga dan melakukan monitor kesehatan setiap pegawai, serta melakukan berbagai upaya untuk dapat meminimalisir dan mencegah penyebaran virus Covid-19. Bank Mandiri akan menginstruksikan kepada petugas bansos perseroan dan Agen Mandiri, untuk menerapkan protokol kesehatan saat penyaluran bansos.

Tak hanya itu, pihaknya juga mengingatkan penerima bansos untuk menggunakan masker saat mengambil bantuan, membawa hand sanitizer, menerapkan physical distancing, dan memberikan arahan, agar segera pulang setelah menerima bantuan, serta langsung mandi saat baru pulang dari pengambilan bansos.

Berita Lainnya