sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Beda strategi Gojek dan Grab tekan kerugian mitra pengemudi

Pendapatan mitra pengemudi (driver) Gojek dan Grab tergerus akibat mewabahnya Covid-19.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Rabu, 01 Apr 2020 19:34 WIB
Beda strategi Gojek dan Grab tekan kerugian mitra pengemudi
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 76981
Dirawat 36636
Meninggal 3656
Sembuh 36689

Pendapatan mitra pengemudi Gojek dan Grab menurun akibat berkurangnya aktivitas masyarakat karena Covid-19. Hal ini mendorong kedua perusahaan aplikasi transportasi tersebut untuk membantu driver atau pengemudi mereka.

Co-CEO Gojek Kevin Aluwi mengakui mitra pengemudi mereka kini menghadapi banyak ketidakpastian. Dengan demikian, Gojek merilis 12 program yang akan dikelola dengan menggunakan dana bantuan mitra Gojek. Sebelumnya, pada 24 Maret lalu, Gojek telah menggalang dana hingga Rp100 miliar dari donasi jajaran manajemen senior Gojek sebesar 25% gaji tahunan mereka, serta pengalihan anggaran kenaikan gaji tahunan karyawan.

"Sehingga, fokus perusahaan saat ini tidak hanya menjalankan program yang sudah ada. Tetapi menemukan berbagai cara lain untuk dapat semakin meringankan beban mitra pengemudi mereka," kata Kevin dalam keterangan resminya, Selasa malam (31/3).

Adapun 12 program ini mencakup tiga area utama yaitu penyediaan layanan kesehatan, meringankan beban biaya harian, dan bantuan pendapatan.

Di bidang kesehatan, Gojek mendistribusikan masker, sanitizer, dan vitamin bagi mitra pengemudi mereka. Distribusi ini akan terus berlangsung hingga minggu-minggu mendatang.

Lalu, Gojek juga menyediakan jaminan asuransi kesehatan bagi mitra pengemudinya. Mitra pengemudi akan memperoleh polis asuransi yang mencakup biaya kesehatan rawat inap dan rawat jalan untuk penyakit umum selama masa pandemi Covid-19.

Program selanjutnya yakni untuk meringankan beban biaya harian. Gojek meluncurkan program distribusi sembako bagi mitra mereka yang berusia di atas 60 tahun di kota-kota utama.

Kemudian, paket makanan hemat dan sehat bagi mitra pengemudi. Mitra pengemudi Gojek akan berkesempatan untuk membeli paket makanan hemat dan sehat di merchant UMKM GoFood.

Sponsored

Selanjutnya adalah bantuan pembayaran pinjaman kendaraan. Gojek bekerja sama dengan lembaga pemerintah terkait akan segera mengumumkan secara lebih lanjut prosedur-prosedur keringanan pembayaran cicilan kendaraan bagi para pengemudi.

Sementara, untuk bantuan pendapatan, Gojek telah menambah fitur-fitur baru di aplikasinya. Antara lain, menambah opsi pilihan agar para konsumen dapat menambah tip mitra hingga senilai Rp100.000 yang disalurkan langsung ke e-wallet mitra.

Lalu, Gojek juga meluncurkan bantuan pendapatan bagi mitra driver yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang sudah berjalan saat ini. Adapun mitra mereka yang menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atas rujukan pemerintah juga akan mendapatkan bantuan pendapatan melalui Yayasan Anak Bangsa Bisa.

Selain itu, Gojek juga bekerja sama dengan sejumlah kementerian untuk memastikan agar para mitra yang memenuhi syarat dapat berpartisipasi dalam skema bantuan pemerintah, seperti Bantuan Langsung Tunai.

Strategi Grab

Sementara itu, Group CEO and Co-Founder of Grab Anthony Tan mengatakan manajemen senior Grab secara sukarela akan mendonasikan 20% dari gaji mereka untuk mitra pengemudi yang terkena dampak pandemi Covid-19.

"Sejumlah langkah dan dukungan telah dilakukan oleh Grab di berbagai kawasan di Indonesia," ujar Anthony dalam keterangan resminya, Senin (30/3).

Bantuan tersebut berupa bantuan keuangan dan keringanan biaya sewa untuk mitra pengemudi yang telah dinyatakan positif Covid-19 dan dirawat di rumah sakit. Lalu, perlindungan asuransi terhadap penyakit, dan memberikan dukungan pendapatan bagi mitra pengemudi yang memenuhi syarat.

Selain itu, Grab juga meluncurkan dua inisiatif untuk memberikan bantuan finansial dan kewirausahaan untuk komunitas mitra Grab.

Pertama, memperluas cakupan skema bantuan keuangan Grab untuk Covid-19 ke sebagian besar negara di mana Grab beroperasi. Skema ini akan menyediakan bantuan dana bagi mitra pengemudi yang dirawat di rumah sakit atau dikarantina,  setelah didiagnosa Covid-19. Sehingga, mereka dapat merasa tenang selama masa pemulihan.

Sementara, inisiatif kedua adalah menyediakan berbagai langkah bantuan bagi merchant GrabFood selama pandemi ini. Grab akan mendanai secara langsung, serta bermitra dengan pihak ketiga terkait program pemasaran GrabFood untuk merchant-merchant terpilih.

Adapun untuk menciptakan sumber penghasilan tambahan bagi mitra mereka, Grab akan memperluas layanan GrabMart dan GrabAssistant ke lebih banyak negara dalam beberapa minggu mendatang. 

Berita Lainnya