sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Dorong penerapan GCG perusahaan melalui ARA

Penilaian dilakukan terhadap keterbukaan informasi laporan tahunan yang sesuai dengan ketentuan dan pedoman yang berlaku.

Tri Kurniawan
Tri Kurniawan Jumat, 15 Nov 2019 17:18 WIB
Dorong penerapan GCG perusahaan melalui ARA

Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian BUMN, Bank Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Bursa Efek Indonesia, Komite Nasional Kebijakan Governance, serta Ikatan Akuntan Indonesia, menyelenggarakan acara malam penganugerahan Annual Report Award (ARA) 2018.

Kegiatan ARA 2018 merupakan penyelenggaraan kegiatan ARA yang ke-17 sejak pertama kali diselenggarakan pada 2002. Kegiatan ARA bertujuan untuk mendorong penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) perusahaan-perusahaan di Indonesia melalui keterbukaan informasi dan praktik-praktik GCG, yang dilakukan melalui penilaian terhadap laporan tahunan perusahaan dan pemberian rekomendasi perbaikan terhadap seluruh peserta ARA.

"Penilaian dilakukan terhadap keterbukaan informasi laporan tahunan yang sesuai dengan ketentuan dan pedoman yang berlaku dan disajikan secara relevan dan wajar," terang Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK selaku Ketua Panitia Pengarah ARA 2018, Hoesen.

Jumlah total peserta ARA 2018 sebanyak 236 peserta, terdiri dari 231 perusahaan umum dan lima dana pensiun.

Peserta ARA 2018 terbagi dalam sebelas kategori. Yaitu, BUMN Non Keuangan Non Listed, BUMN Non Keuangan Listed, BUMN Keuangan Non Listed, BUMN Keuangan Listed, Private Non Keuangan Non Listed, Private Non Keuangan Listed, Private Keuangan Non Listed. Kemudian, Private Keuangan Listed, BUMD Non Listed, BUMD Listed, dan Dana Pensiun.

Dia menjelaskan, penilaian kuantitatif laporan tahunan peserta ARA 2018 terdiri dari delapan kriteria dengan bobot masing-masing, yakni umum dengan bobot nilai 2%, ikhtisar data keuangan penting dengan bobot nilai 5%. Laporan dewan komisaris/dewan pengawas dan direksi/pengurus/Plt pengurus dengan bobot nilai 3%. Kemudian, profil perusahaan/dana pensiun dengan bobot nilai 8%, analisa dan pembahasan manajemen atas kinerja perusahaan/dana pensiun dengan bobot nilai 22%, good corporate/pension fund governance dengan bobot nilai 35%, informasi keuangan dengan bobot nilai 20%, dan lain-lain dengan bobot nilai +/-5%.

"Masuk ke dalam bobot lain-lain, di antaranya praktik good corporate governance dengan bobot nilai +5% dan praktik bad corporate governance dengan bobot nilai -5%," terang dia.

Kriteria ARA disusun dengan mengakomodir semua ketentuan atau standar dan best practices di bidang corporate governance dan akuntansi serta selalu di-update untuk menyelaraskan dengan perkembangan yang ada.

Sponsored

ARA 2018 menggunakan kriteria yang sama dengan kriteria ARA 2016, yang telah selaras dengan beberapa peraturan OJK terkait laporan tahunan emiten dan perusahaan publik, situs web, sekretaris perusahaan, dan penerapan manajemen risiko dapen.

Selain itu perubahan kriteria juga mengacu pada revisi/penerbitan baru pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), SK Sekmen BUMN No.16 Tahun 2012 tentang Indikator/Parameter Penilaian dan Evaluasi atas Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik, kriteria ASEAN Corporate Governance Scorecard, serta penyesuaian dalam rangka mendorong good corporate governance untuk perusahaan nonlisted.

Proses penjurian ARA 2018 terdiri dari dua tahap, yaitu tahap penilaian secara kuantitatif berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan dan dipublikasikan di website tujuh institusi penyelenggara ARA. Selanjutnya merupakan tahap wawancara yang dilakukan untuk mendapatkan high level view dari pimpinan perusahaan mengenai praktik GCG yang diterapkan oleh perusahaan, serta mengonfirmasikan hasil penilaian kuantitatif atas isi laporan tahunan.

Berdasarkan kedua tahap tersebut, Dewan Juri menetapkan pemenang ARA 2018 untuk masing-masing kategori dan juara umum.

Dewan Juri menetapkan pemenang ARA 2018 untuk masing-masing kategori dan Juara Umum.