sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Erick Thohir: Ada Covid-19, setoran dividen tahun depan berat

Menteri BUMN Erick Thohir mematok minimum setoran dividen dari perusahaan pelat merah.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 20 Mar 2020 14:05 WIB
Erick Thohir: Ada Covid-19, setoran dividen tahun depan berat
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 25773
Dirawat 17204
Meninggal 1573
Sembuh 7015

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan perusahaan BUMN harus siap mengalami kerugian akibat pandemi Covid-19.

"Hari ini kita harus siap rugi, karena memang kondisinya di dunia seperti ini," kata Erick dalam konferensi video, Jumat (20/3).

Erick pun mengatakan akibat pandemi ini, kemampuan perusahaan BUMN untuk mengejar target setoran dividen kepada negara menjadi berat pada tahun depan. Untuk saat ini, Erick berharap setidaknya setoran dividen tahun depan jumlahnya akan tetap dengan tahun ini.

"Tapi tak mungkin juga tak terdampak (setorannya). Sangat berat. Tapi ini yang harus kita hadapi," ujar Erick.

Sponsored

Padahal sebelumnya, Erick Thohir akan mematok batas minimum setoran dividen perusahaan BUMN ke negara. Ia pun berharap agar jangan sampai kontribusi dividen ke negara jadi turun.

Hal tersebut dilakukan untuk menggenjot kontribusi royalti dan pajak dividen BUMN dari Rp400 triliun pada 2018, menjadi Rp700 triliun pada 2024.

Untuk diketahui, setoran dividen dari laba bersih emiten BUMN tahun 2018 mencapai Rp40,34 triliun ke kas negara. Adapun sepanjang periode 1994-2016 perusahaan-perusahaan milik pemerintah menyetor dividen ke negara dengan total Rp407,24 triliun.

Berita Lainnya