sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Terbesar dalam sejarah, Indonesia-Uni Emirat Arab teken investasi Rp314 T

Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) menandatangani 16 kesepakatan kerja sama.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Senin, 13 Jan 2020 11:21 WIB
Terbesar dalam sejarah, Indonesia-Uni Emirat Arab teken investasi Rp314 T

Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) menandatangani 16 kesepakatan yang terdiri atas 5 kerja sama antara pemerintah dan 11 kerja sama antara pelaku usaha. Adapun 11 poin kerja sama itu bernilai US$22,89 miliar atau setara Rp314,9 triliun dan tercatat sebagai kerja sama bilateral terbesar dalam sejarah Indonesia.

“Ini istilahnya Presiden Joko Widodo kepada Putra Mahkota adalah satu deal terbesar dalam sejarah Indonesia dalam waktu singkat di Timur Tengah, yakni dengan UEA,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan di Abu Dhabi, Minggu (12/1) usai mendampingi Presiden Joko Widodo yang melakukan agenda kenegaraan di Istana Qasr Al Watan.

Luhut mengungkapkan lima perjanjian antara pemerintah Indonesia dan UEA ini di bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan, dan penanggulangan terorisme. Sementara itu, 11 perjanjian bisnis antara pelaku usaha, di antaranya bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset.

Bisnis properti

Sementara itu, Luhut mengatakan UEA juga menyatakan keinginannya untuk menanamkan investasi lebih besar dalam bidang pengembangan properti, khususnya di Aceh.

“Sebelumnya sudah dibicarakan dengan adiknya crown prince (Putra Mahkota UEA Mohamed Bin Zayed) untuk Aceh (UEA) ingin masuk (investasi) properti,” kata Luhut.

Untuk itu, rencananya pada pekan depan, pemerintah akan mengundang Gubernur Aceh dan tokoh-tokohnya untuk membahas lebih lanjut mengenai rencana kerja sama dengan UEA tersebut.

“Minggu depan akan undang Gubernur Aceh dan tokoh-tokoh untuk bicara ini karena mereka ada beberapa syarat. Alasannya, Sheikh Hamid (adik Putra Mahkota UEA) untuk masuk ke Aceh karena jarak terbang dari Abu Dhabi hanya kira-kira lima jam. Saya pikir ini satu langkah yang hebat,” katanya.

Sponsored

Selanjutnya, pada 10-11 Februari 2020 akan berkumpul sejumlah negara termasuk UEA di Abu Dhabi yang memiliki sovereign wealth fund untuk kemudian berencana masuk ke Indonesia.

“Mereka akan masuk ke Indonesia melalui sovereign wealth fund,” kata Luhut.

Pembangunan ibu kota

Lebih lanjut, Luhut mengungkapkan Putra Mahkota UEA Mohamed Bin Zayed menyatakan ingin terlibat dalam proyek pembangunan ibu kota baru di Indonesia melalui konsep sovereign wealth fund (SWF) atau dana abadi.

“Sempat terucapkan nilainya akan terbesar, di antaranya IDFC maupun Softbank, dan lain-lain,” kata Luhut.

Menanggapi hal itu, kata Luhut, Presiden Jokowi bahkan meminta Putra Mahkota MBZ menjadi dewan pengarah dalam pembangunan ibu kota baru.

“Ketuanya Crown Prince Mohammed bin Zayed, dan anggotanya ada beberapa nama terkenal lainnya. Siapa saja yang tempati, mau dari Tiongkok, dari mana saja. Tapi pemerintah menyampaikan pembangunan kantor pemerintahan itu dari APBN, jadi yang tidak APBN itu yang non (pembiayaan) pemerintah,” katanya.

Selain kerja sama ekonomi, Presiden Jokowi juga menyampaikan Indonesia ingin menjadikan UEA sebagai mitra dalam pendidikan Islam yang modern, moderat, dan penuh toleran.

“Kalau teknis mengenai jumlah investasi tadi banyak BUMN mengenai chemical dan sebagainya (terlibat),” kata Luhut.

Untuk itu, Luhut bersama Menteri BUMN Erick Tohir, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi akan terus berkoordinasi merealisasikan kerja sama secara konkret antara dua negara.

“Saya ditunjuk Presiden (untuk mengetuai tim kerja sama), tapi sebetulnya ini pekerjaan ramai-ramai. Jadi berhasil pun, sebetulnya ini adalah kerja sama tim yang bisa menyelesaikan to be precise hanya dalam waktu tujuh bulan,” katanya.

Luhut bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Tohir, dan Dubes RI untuk UEA Husin Bagis menggelar jumpa pers setelah mendampingi Presiden Jokowi melakukan acara kenegaraan di Istana Qasr Al Watan Abu Dhabi. (Ant)

Berita Lainnya