close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Ilustrasi SPBU. Foto Alinea.id/Sat.
icon caption
Ilustrasi SPBU. Foto Alinea.id/Sat.
Bisnis
Jumat, 15 April 2022 09:46

Jelang mudik, Pertamina tambah stok harian BBM dan LPG

Sekitar 85,5 juta pemudik dan 33 juta mobil akan bergerak di seluruh Indonesia selama arus mudik Lebaran 2022.
swipe

PT Pertamina (Persero) melalui Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) Tahun 2022 siap mengamankan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG), selama arus mudik dan lebaran tahun 2022, yang berlangsung sejak 11 April 2022 hingga 10 Mei 2022.

Direktur Logistik & Infrastruktur Pertamina sekaligus Ketua Satgas, Mulyono mengatakan mudik tahun ini diproyeksikan akan mengalami lonjakan setelah mudik dilarang selama dua tahun.

Menurutnya berdasarkan prediksi pemerintah,  terdapat sekiranya 85,5 juta pemudik dan 33 juta mobil yang akan bergerak di seluruh Indonesia selama arus mudik Lebaran 2022.

Mulyono menjelaskan seluruh pekerja Subholding Pertamina mulai dari Upstream, Pengolahan, Perkapalan, Pemasaran hingga Gas bekerja bersama untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik.

"Satgas RAFI juga akan bekerja 24 jam untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik. Seluruh infrastruktur distribusi energi sudah siap mengamankan pasokan BBM dan LPG," ungkapnya dalam keterangan resminya, Jumat (15/4).

Sementara itu Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Subholding Commercial & Trading (C&T) Alfian Nasution menyampaikan secara umum stok dan penyaluran BBM & LPG Pertamina saat ini dalam kondisi aman dan berjalan lancar.

Pertamina menyiapkan tambahan stok sesuai dari perhitungan proyeksi rata-rata konsumsi untuk masing-masing produk.

"Produk gasoline di masa satgas tahun 2022 diperkirakan meningkat 11% dari tahun 2021, yaitu dari 90.000 KL per hari menjadi 100.000 KL per hari, untuk produk gas oil di masa satgas 2022 ini meningkat 24% menjadi 44.000 KL per hari, dibandingkan satgas tahun lalu 36.000 KL per hari," jelasnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, puncak konsumsi gasoline ada pada H-1, dan H+1 (arus mudik) dan saat arus balik H+5. Sedangkan produk diesel, akan terjadi penurunan karena pembatasan truk besar pada H-4 sampai dengan H-1 atau saat arus mudik dan saat H+5 sampai dengan H+7 saat arus balik, sehingga mengakibatkan adanya penurunan demand gas oil.

"Untuk produk LPG baik PSO atau subsidi dan non-PSO ada kenaikan 3% dari satgas 2021, yaitu dari 25.000 metric ton per hari menjadi 27.000 metrik ton per hari. Khusus LPG PSO, estimasi satgas 2022 ada peningkatan 6% dari satgas 2021," paparnya.

Konsumsi avtur 2022 diperkirakan meningkat hingga 57% dibanding tahun 2021, yaitu dari 5.434 KL per hari menjadi 8.527 KL per hari dampak dari pelonggaran aturan perjalanan.

img
Anisatul Umah
Reporter
img
Satriani Ari Wulan
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan