sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Kekayaan konglomerat Indonesia mencapai US$72,5 miliar

Tercatat 2.208 miliarder dari 72 negara dan wilayah, termasuk 20 konglomerat itu berasal dari Indonesia.

Sukirno
Sukirno Selasa, 13 Mar 2018 19:02 WIB
Kekayaan konglomerat Indonesia  mencapai US$72,5 miliar

Majalah Forbes kembali merilis daftar orang terkaya di dunia pada 2018. Tercatat 2.208 miliarder dari 72 negara dan wilayah, termasuk 20 konglomerat itu berasal dari Indonesia.

Daftar orang terkaya dunia tersebut dirilis Forbes pada Maret 2018. Secara keseluruhan, total kekayaan miliarder dunia melejit 18% atau sebesar US$9,1 triliun selama setahun terakhir.

Kekayaan 20 konglomerat Indonesia ditaksir mencapai US$72,5 miliar, setara dengan Rp993,25 triliun. Posisi puncak masih diduduki oleh pemilik Grup Djarum, R Budi Hartono dan Michael Hartono.

Kekayaan dua bersaudara Hartono itu mencapai US$34,1 miliar, setara dengan Rp467 triliun. Kekayaan mereka melonjak Rp24,6 triliun dalam setahun dari tahun lalu US$32,3 miliar.

Sponsored

Ditaksir, Budi Hartono memiliki kekayaan US$17,4 miliar dan berada pada urutan 69 dunia. Sedangkan sang kakak, Michael Hartono memiliki kekayaan US$16,7 miliar dan berada pada posisi 75 konglomerat dunia.

Pada daftar konglomerat dunia 2018, lima nama taipan Tanah Air harus terlempar dari jajaran 10 orang terkaya Indonesia. Kelima konglomerat itu adalah Eka Tjipta Widjaya, Susilo Wonodidjojo, Anthoni Salim, Bonjamin Setiawan, dan Jogi Hendra.

Posisinya digantikan oleh Michael Hartono, Prajogo Pangestu, Murdaya Poo, Peter Sondakh, dan Theodore Rachmat. Bahkan, nama Sri Prakash Lohiya, Tahir, dan Chairul Tanjung melejit ke urutan 5 konglomerat terkaya Indonesia.