logo alinea.id logo alinea.id

Mitsubishi tambah investasi US$130 juta ke Indonesia

Mitsubushi Chemical Corporation (MCC) akan membangun pabrik polyester film.

Laila Ramdhini
Laila Ramdhini Senin, 16 Sep 2019 16:30 WIB
Mitsubishi tambah investasi US$130 juta ke Indonesia

Mitsubishi Chemical Corporation (MCC) melalui anak perusahaannya, PT MC PET Film Indonesia (MFI) akan menambah investasi di Indonesia sebesar US$130 juta atau sekitar Rp1,8 triliun. Investasi tersebut untuk membangun pabrik baru guna meningkatkan kapasitas ekspor polyester terutama ke Eropa.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan pembangunan fasilitas baru ini ditargetkan selesai pada 2021. Adapun MCC telah memproduksi polyester film untuk aplikasi optik, industri dan pengemasan pada lima fasilitas produksi berlokasi di Jepang, China, Indonesia, Amerika Serikat, dan Jerman.

"Di era persaingan saat ini, pelayanan dan kemudahan bagi investor menjadi faktor yang sangat penting bagi mereka untuk memutuskan berinvestasi. Kami selalu menyambut baik investasi-investasi yang masuk dan kami fasilitasi sebaik mungkin kebutuhan mereka," kata Thomas di Jakarta, Senin (16/9).

Sementara itu, Direktur Promosi Sektoral BKPM Imam Soejoedi mengatakan upaya pemerintah mengeluarkan insentif penanaman modal tax holiday para 2018 yang lalu telah mulai membuahkan hasil.

Dengan mekanisme yang baru, tidak sedikit perusahaan memperhitungkan investasi skala besarnya di Indonesia. Perusahaan ini terdiri dari investor loyal yang ingin melakukan perluasan dan juga investor baru. Khususnya untuk investor Jepang, kabar disetujuinya satu perusahaan Jepang yang mendapatkan tax holiday sangat cepat menyebar di kalangan pengusaha.

"Hal ini memberikan dampak positif yang luar biasa bagi Indonesia. Selain Mitsubishi Chemical, setidaknya tercatat ada delapan perusahaan yang sedang dalam tahap serius mempertimbangkan usahanya di Indonesia. Diantaranya di sektor otomotif, kimia dasar, makanan dan minuman, pembangkit listrik, dan jasa lainnya," ungkapnya.

Permintaan polyester film 

Sementara itu, Presiden Direktur PT MFI Bambang H. Sastrosatomo mengatakan di pasar polyester film, MCC mengantisipasi pertumbuhan berkelanjutan dalam aplikasi optik untuk tampilan. Selain itu, permintaan polyester film terutama untuk proses pembuatan komponen elektronik menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa.

Sponsored

Faktor-faktor di balik pasar yang menguntungkan ini termasuk perluasan penggunaan komponen elektronik dalam industri otomotif dan peningkatan produksi komponen elektronik, seperti Multilayer Ceramic Capacitors (MLCCs).

“Hal ini didorong peningkatan jumlah BTS yang kompatibel dengan 5G dan peningkatan yang berkelanjutan dalam peralatan telekomunikasi," kata dia.

MFI telah bekerja untuk memenuhi kenaikan permintaan pasar dengan meningkatkan efisiensi pabrik saat ini dan langkah-langkah lainnya, dan mampu memproduksi 20.000 ton polyester film setiap tahunnya.

Akan tetapi, dengan pertimbangan proyeksi pertumbuhan permintaan, MFI memutuskan untuk membangun fasilitas baru dengan skala 25.000 ton per tahun, yang berarti akan meningkatkan kapasitas produksinya lebih dari dua kali lipat, yaitu menjadi 45.000 ton. (Ant)