sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Modal asing masuk Indonesia Rp226 T hingga November

Aliran modal asing (capital inflow) yang masuk ke Indonesia mulai mengalami kenaikan.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 08 Nov 2019 18:00 WIB
Modal asing masuk Indonesia Rp226 T hingga November

Bank Indonesia (BI) mencatat hingga 7 November 2019 aliran modal asing yang masuk (capital inflow) ke Indonesia sebesar Rp226 triliun (year to date/ytd).

Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo menjelaskan dari total Rp226 triliun tersebut, sebesar Rp175 triliun masuk ke Surat Berharga Negara (SBN) dan sebesar Rp49 triliun masuk ke pasar saham.

"Bahwa net inflow sekitar Rp226 triliun (ytd) sebagian besar ke SBN sekitar Rp175 triliun dan pasar saham sebesar Rp49 triliun," katanya di Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (8/11).

Dia menjelaskan aliran modal asing yang masuk ke Indonesia mulai mengalami kenaikan seiring dengan membaiknya kondisi perekonomian global dalam waktu sepekan terakhir. Hal ini, lanjutnya, juga mendongkrak pertumbuhan neraca pembayaran pada kuartal III-2019. 

Pada kuartal II-2019, defisit neraca pembayaran Indonesia masih berada di kisaran US$2 miliar, akan tetapi pada kuartal ketiga mengalami surplus US$46 juta.

"Kondisi global memberi warna positif. Neraca pembayaran Indonesia kinerjanya triwulan kedua defisit US$2 miliar ke surplus US$46 juta, untuk keseluruhan NPI," ujarnya.

Dia pun mengatakan, membaiknya kondisi perekonomian global yang didorong oleh kesepakatan terbaru antara Amerika Serikat (AS) dan China memberi sinyal positif bagi Indonesia. Sehingga, lanjutnya, ke depan pemerintah akan mencoba mendongkrak ekspansi konsumsi dalam negeri.

"Ke depan cukup baik untuk meningkatkan ekspansi dari konsumsi dan usaha kita melihat indikator dan ekspektasinya mulai baikan. Sekarang bagaimana permintaan domestik terus tumbuh, dan bagaimana melihat tantangan investasi ini terus bertumbuh," ucapnya.

Sponsored