sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

Pameran elektronik China di Indonesia targetkan transaksi US$5 juta

Sayangnya produk elektronik dalam negeri yang ikut serta dalam kegiatan tersebut hanya mencapai kurang lebih 10% saja

Soraya Novika
Soraya Novika Senin, 19 Nov 2018 14:40 WIB
Pameran elektronik China di Indonesia targetkan transaksi US$5 juta

China tengah mempersiapkan penyelenggaraan Pameran Seri Elektronik Konsumen Internasional atau International Consumer Electronic Expo (ICEE) di Indonesia. Pameran ini berlangsung pada 7-9 Desember 2018. Namun, sayangnya produk elektronik dalam negeri yang ikut serta dalam kegiatan tersebut hanya mencapai kurang lebih 10% saja dari total lebih kurang 200 produk atau perusahaan.

"Lebih kurang 200 perusahaan akan bergabung yaitu 80% dari China atau sekitar 160 perusahaan, 10% dari Hong Kong atau sekitar 20 perusahaan, dan sisanya dari Indonesia," ujar Project Manager DFE Internasional Jing He dalam konferensi pers di Hotel Grand Mercure, Harmoni, Jakarta Pusat, Senin (19/11).

Saat ditanya lebih lanjut terkait alasan keikut-sertaan peserta lokal yang lebih sedikit ketimbang dua negara lainnya, Wakil Ketua Harian Indonesia China Business Council (ICBC) Hasan Kosasih Koh angkat suara.

"Perusahaan dalam negeri untuk bidang elektronik ini memang masih kurang ya secara kuantitas, tapi intinya, di sana peserta dalam negeri yang hadir akan diberi edukasi secara optimal untuk bisa ekspor, jadi kerja sama bilateralnya di situ," sambung Hasan.

Pada pameran tersebut, China menargetkan nilai transaksi hingga US$5 juta meningkat lebih dari dua kali lipat capaian tahun lalu.

"Tahun lalu berhasil mencapai nilai transaksi sebesar US$2 juta untuk jual beli sebanyak 3.000 transaksi dari total 7.000 pengunjung. Kalau tahun ini kami targetkan bisa mencapai US$5 juta karena area pameran dirancang lebih luas dari tahun lalu serta mengundang lebih banyak pemangku kepentingan dan peserta e-commerce dari tahun lalu," ungkap Jing He.

ICEE tahun ini memang memperluas area pamerannya hingga sebesar 9000 meter kubik dengan target pengunjung sebanyak 8000 orang. Pameran ini akan menampilkan produk-produk dengan tren terbaru di bidang konsumer elektronik seperti komunikasi, aksesoris, komputer dan perangkat komputer lainnya, produk portabel, game dan perlengkapannya, wearables, otomotif, pesawat tanpa awak, produk ITO dan lain sebagainya.

ICEE yang ketiga kalinya ini, disebut-sebut kan menjadi pameran elektronik 'Business to Business' terbesar dan paling profesional di Indonesia. 

Sponsored

Dalam kesempatan tersebut juga akan digelar konferensi bertema Indonesia Electronic Supply Chain 2018 terkait kondisi perdagangan daring di Indonesia, kesempatan dan tantangan industri belanja daring, serta cara pembayaran logistik perdagangan internasional.

Konferensi tersebut akan dipresentasikan langsung oleh CZE dan Shan Hai Map. Keduanya akan berbagi pengalaman terkait pengembangan pasar yang menguntungkan di industri belanja daring dalam negeri kepada para peserta pameran yang berencana untuk merambah cakupan bisnis ke Asia Tenggara.

Untuk pengunjungnya sendiri juga diberi kesempatan mencari informasi terkait bisnis di industri tersebut selama konferensi berlangsung.

"Dengan ini, kami percaya pameran ini mampu membangun platform kerja sama ekonomi dan perdagangan serta pertukaran teknologi untuk industri elektronik Indonesia secara internasional ke depannya," tutup Jing He.