sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Permintaan belum pulih, penjualan neto Indofood turun tipis

Penjualan neto konsolidasi turun 1,1% menjadi Rp17,63 triliun dari Rp17,83 triliun pada tahun sebelumnya.

Hermansah
Hermansah Senin, 30 Apr 2018 09:37 WIB
Permintaan belum pulih, penjualan neto Indofood turun tipis
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 404.048
Dirawat 60.569
Meninggal 13.701
Sembuh 329.778

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mengumumkan kinerja keuangan untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2018. Penjualan neto konsolidasi turun 1,1% menjadi Rp17,63 triliun dari Rp17,83 triliun pada tahun sebelumnya.

Kelompok usaha strategis produk konsumen bermerek, Bogasari, agribisnis dan distribusi, masing-masing memberikan kontribusi sekitar 54%, 22%, 15% dan 9% terhadap penjualan neto konsolidasi.

Kendati begitu, laba usaha relatif stabil dikisaran Rp2,48 triliun. sedangkan marjin laba usaha naik menjadi 14,1% dari 13,9%. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 1,1% menjadi Rp1,19 triliun dari Rp1,18 triliun. Sedangkan marjin laba bersih naik menjadi 6,7% dari 6.6%.

Dengan tidak memperhitungkan akun non-recurring dan selisih kurs, core profit yang mencerminkan kinerja operasional naik 4,7% menjadi Rp1,22 triliun dari Rp1,16 triliun.

Sponsored

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood mengatakan, di awal 2018, kondisi pasar masih tetap menantang. "Harga CPO mengalami tekanan dan tingkat permintaan konsumen juga belum menujukkan pemulihan signifikan. Di tengah berbagai tantangan tersebut, kami senang bahwa core profit kami tetap bertumbuh," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/4).

Berita Lainnya