sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

PLN siapkan insentif bagi pengembang infrastruktur kendaraan listrik

PLN terus berkolaborasi dengan berbagai pihak di antaranya perusahaan manufacturing kendaraan listrik dan konsumen electric vehicle.

Nanda Aria Putra
Nanda Aria Putra Jumat, 29 Jan 2021 14:47 WIB
PLN siapkan insentif bagi pengembang infrastruktur kendaraan listrik
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 1.341.314
Dirawat 153.074
Meninggal 36.325
Sembuh 1.151.915

Direktur Utama PT PLN Zulkifli Zaini mengatakan, PLN siap memberikan sejumlah stimulus bagi pelaku usaha dalam mengembangkan infrastruktur pengisian listrik, untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) di Indonesia.

Hal ini diberikan untuk mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan yang lebih masif demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan hemat energi. 

"Saya ingin menyampaikan dan menegaskan kembali bahwa kami berkomitmen penuh dan siap mendukung, serta menyambut baik dalam menyediakan infrastruktur pengisi listrik untuk KBLBB," katanya, Jumat (29/1).

Tak hanya kepada pengembang, insentif pun juga akan diberikan kepada pengguna KBLBB, pengguna home charger dan transfer charger, serta pelaku usaha Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

"PLN berusaha memberikan layanan yang terbaik dengan memberikan stimulus melalui keringanan tambah daya, pasang baru, tarif listrik dan rekening minimum," ujarnya.

Untuk mendorong hal itu saat ini PLN terus berkolaborasi dengan berbagai pihak di antaranya perusahaan manufacturing kendaraan listrik, charger provider, dan konsumen electric vehicle.

"Hal ini kami lakukan semua dengan supervisi dari pemerintah," ucapnya.

Adapun, saat ini Indonesia baru memiliki 100 stasiun pengisian listrik dan ditargetkan pada 10 tahun ke depan PLN dapat membangun 24.720 stasiun pengisian listrik di seluruh Indonesia.

Sponsored

"PLN mendapat penugasan sebagai ujung tombak penyedia infrastruktur pengisian kendaraan bermotor listrik dengan perencanaan penambahan hingga 24.720 unit untuk 10 tahun ke depan," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana.

Berita Lainnya