logo alinea.id logo alinea.id

PT Angkasa Pura II akan bangun empat bandara baru

Empat bandara tersebut, akan bertempat di Bengkulu, Lampung, Palangkaraya, dan Belitung.

Valerie Dante
Valerie Dante Jumat, 26 Okt 2018 15:34 WIB
PT Angkasa Pura II akan bangun empat bandara baru

Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin memaparkan rencana ekspansi perusahaan yang dipimpin dengan menambah empat bandara baru. Sebelumnya, Angkasa Pura II telah membangun dua bandara baru yakni di Kertajati dan Banyuwangi.

"Mudah-mudahan sampai akhir tahun bisa tambah empat bandara lagi," tuturnya di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (26/10).

Empat bandara tersebut, akan bertempat di Bengkulu, Lampung, Palangkaraya, dan Belitung. Dengan begitu, jumlah total bandara pada akhir 2018 menjadi sebanyak 19 bandara. Selain itu, Angkasa Pura II juga tengah mempersiapkan ekspansi internasional dengan masuk dan menjadi operator bandara di beberapa negara.

Awaluddin juga menyatakan, kinerja kuartal III Angkasa Pura II masih baik dan akan menjaga pertumbuhan pendapatan di level double digit. Untuk target pendapatan 2018 sebesar Rp9,4 triliun dan diproyeksikan tumbuh 10% sehingga bisa menyentuh Rp10 triliun ke atas pada 2019.

Angkasa Pura II juga sedang mempersiapkan rencana pembangunan Terminal 4 di Soetta untuk menaikan kapasitas penumpang. Pembangunan terminal baru ini diperkirakan akan menelan anggaran sebanyak Rp10-11 triliun. 

Pada November mendatang, rencana ini akan memasuki fase tender internasional yang mana sepanjang 2019 nanti, Angkasa Pura II akan menyiapkan tiga jenis desain. Mulai dari desain konseptual, desain dasar, dan detail engineering design (DED) hingga akhirnya menjadi rancangan anggaran biaya (RAB) sebagai syarat dokumen tender. 

"Fase yang mungkin cukup kritikal adalah konseptual desain, karena di konseptual desain itu kita akan konfirmasi ke banyak stakeholders," jelasnya.

Stakeholders dari Angkasa Pura II sendiri mencakup maskapai, AirNav Indonesia, custom, imigrasi, karantina, groundhandler, hingga transporter. Konfirmasi ini dilakukan agar perumusan konsep Terminal 4 jadi sejelas-jelasnya hingga ke detil-detil seperti tujuan operasi terminal, dan sebagainya.

Sponsored

"Apakah nanti akan dikhususkan untuk maskapai tertentu, diposisikan sebagai low cost carrier (LCC) terminal, atau full service carrier terminal? Itu pertanyaan yang akan terjawab ketika perumusan konsep sudah matang," lanjut Awaluddin.

Luas Terminal 4 nanti akan hampir sama dengan Terminal 3 dengan luas lahan hampir 300 ribu m2, Terminal 4 akan berdiri di atas lahan sekitar 390 ribu m2. Lahannya sendiri akan berdiri di atas lahan bekas Cengkareng Golf Club dan beberapa area kargo yang nantinya akan diratakan dengan tanah. 

Sedangkan untuk pembangunannya, Awaluddin mengatakan, paling cepat akan dimulai di akhir tahun 2020 atau di awal 2021 untuk urusan land clearing.