sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Sandiaga Uno mengapresiasi "Naruna Creative Space and Cafe" sebagai pandemic winner

Pemilik Naruna Creative Space, Roy Vibisono mengatakan dalam mengembangkan usahanya, sejumlah strategi ia terapkan untuk menemukan pasar. 

Bessam
Bessam Selasa, 17 Mei 2022 06:59 WIB
 Sandiaga Uno mengapresiasi

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengapresiasi kehadiran "Naruna Creative Space and Cafe" dan menyebutnya sebagai pandemic winner karena mampu mendorong kebangkitan ekonomi dan membuka peluang kerja di Salatiga.

"Naruna Creative Space and Cafe" merupakan kafe Instagram yang juga dilengkapi dengan co-working space. Tidak hanya itu, ruang kreatif di Jalan Sawosari, Saladega ini memiliki daya tarik sebagai pusat kerajinan, menawarkan kelas tembikar, kelas membuat keramik, dan ruang pertemuan.

"Kami mengapresiasi Naruna ini sudah menjadi sebuah inspirasi dari awalnya hanya tiga orang karyawan, menjadi 150 orang. Naruna ini muncul dari ide-ide yang luar biasa dari sebuah garasi. Seperti beberapa perusahaan dunia seperti Apple, Microsoft, hingga Google yang dimulai dari garasi. Karena garasi itu penuh inspirasi,” ujar Sandiaga Uno, Senin (16/5).

Awalnya, Naruna Creative Space yang berdiri pada tahun 2021 sebagai pabrik penghasil mug keramik dengan kualitas terbaik telah mampu menembus pasar di beberapa negara antara lain Qatar, Australia dan India. Model atau desain mug keramik ini bervariasi tergantung kualitas ekspor.

"Dengan ekspor ke 12 negara ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Indonesia dan creative sourcing bagi Indonesia karena kedekatannya dengan destinasi superprioritas Borobudur. Ke depan, kami akan membuat model pariwisata untuk masuk ke dalamnya," kata Sandiaga. Menparekraf berharap Naruna Creative Space and Cafe terus berinovasi dan meningkatkan daya tariknya kepada wisatawan.

“Saya kira Naruna anomali karena dibuat saat pandemi dan pernah menjadi pemenang pandemi, diharapkan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja khususnya di Salatiga, dan bisa menjadi ruang kreatif. Yang lebih menarik, Visitor sudah mencapai 5.000 setiap bulan," katanya.

Pemilik Naruna Creative Space, Roy Vibisono mengatakan dalam mengembangkan usahanya, sejumlah strategi ia terapkan untuk menemukan pasar.  Ia pun berambisi untuk tampil terdepan dalam dunia keramik.

“Kami ingin menjadi pemimpin dunia dalam keramik. Mengapa kami bisa maju? Karena kami mengembangkan strategi, kami melakukan riset pasar, kami juga mempelajari desain yang diinginkan pelanggan kami, produksi diperkuat, dan tim pemasaran digital diperkuat. Jadi semuanya Harus kuat, dan kepemimpinan membuat sesuatu yang memuaskan. Tempat ini sudah buka hampir dua tahun dan omset bulanan Rp700 juta, " katanya.

Sponsored
Berita Lainnya
×
tekid