sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Tokopedia dan Gojek dikabarkan merger dan dual listing

Masing-masing perusahaan ini juga telah mempertimbangkan potensi merger sejak 2018.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Selasa, 05 Jan 2021 19:28 WIB
Tokopedia dan Gojek dikabarkan merger dan dual listing

Perusahaan aplikasi transportasi dan pembayaran Gojek, dikabarkan tengah melakukan pembicaraan dengan e-commerce Tokopedia. Pembicaraan tersebut terkait potensi merger kedua perusahaan, untuk kemudian mencatatkan sahamnya ke pasar saham.

Dilansir dari Bloomberg, Gojek dan Tokopedia telah menandatangani lembar persyaratan terperinci untuk melakukan uji tuntas bisnis atau due diligence masing-masing perusahaan. Kedua belah pihak melihat adanya potensi sinergi dan ingin segera membuat kesepakatan dalam beberapa bulan mendatang.

Perusahaan hasil merger ini diperkirakan memiliki nilai valuasi lebih dari US$18 miliar atau setara Rp250 triliun. Rinciannya, Gojek diperkirakan memiliki nilai valuasi US$10 miliar dan Tokopedia senilai US$7 miliar. Bisnis yang akan dijalankan, berkisar pada pemesanan transportasi, pembayaran, hingga belanja dan pengiriman online.

Sebelumnya, Gojek dan Tokopedia telah berencana melakukan dual listing di AS dan Indonesia. Masing-masing perusahaan ini juga telah mempertimbangkan potensi merger sejak 2018, yang belum sempat terealisasi. Dual listing ini pun diperkirakan melalui perusahaan cek kosong (SPAC).

Adapun pencatatan saham yang dilakukan di AS, akan memberikan alternatif kepada investor global untuk berinvestasi di perusahaan internet asal Asia Tenggara. Untuk diketahui, saat ini baru ada satu perusahaan internet Asia Tenggara yang terdaftar di bursa saham AS, yaitu Sea Ltd. yang sahamnya meroket 400% tahun lalu setelah listing.

Saat dihubungi Alinea.id, pihak Tokopedia mengaku belum bisa memastikan hal tersebut. Meskipun demikian, perwakilan Tokopedia tidak menyangkal langkah tersebut menjadi pilihan yang potensial.

Apalagi jika Gojek dan Tokopedia bergabung, diperkirakan mendominasi pasar internet di Indonesia. Tokopedia telah menunjuk Morgan Stanley dan Citigroup Inc., sebagai penasihat untuk membantu mempercepat rencananya untuk go public.

"Kami tengah mempertimbangkan mengakselerasi rencana kami untuk menjadi perusahaan publik, dan telah menunjuk Morgan Stanley dan Citi sebagai penasihat kami dalam hal ini," ujar perwakilan Tokopedia kepada Alinea.id, di awal pekan ini (4/1).

Sponsored
Berita Lainnya