logo alinea.id logo alinea.id

Xdana Investa targetkan 10.000 user baru di aplikasi syariah

Walaupun kondisi pasar sedang terpuruk, Xdana tetap optimistis akan pertumbuhan reksa dana syariah milik mereka.

Annisa Saumi
Annisa Saumi Jumat, 17 Mei 2019 10:56 WIB
Xdana Investa targetkan 10.000 user baru di aplikasi syariah

PT Xdana Investa Indonesia menargetkan 10.000 user baru di tahun ini pada aplikasi Xdana Syariah yang baru dilakukan soft launching di Bursa Efek Indonesia pada hari ini.

“Saat ini user kami sudah di atas 1.000, dengan total dana kelolaan Rp4,5 miliar,” ujar direktur Xdana Imas S Sihombing, Jumat (17/5).

Walaupun kondisi pasar sedang terpuruk, Xdana tetap optimistis akan pertumbuhan reksa dana syariah milik mereka. Apalagi investasi di reksa dana tidaklah mahal. Bahkan Xdana Syariah menawarkan nominal Rp10.000 saja agar bisa masuk berinvestasi.

“Enggak ada istilah investasi itu menunggu market, tapi yang paling penting itu discipline regular investment, tanpa melihat volatilitas pasar,” kata Imas.

Jika itu berhasil direalisasikan, diharapkan bisa meningkatkan minat masyarakat berinvestasi di reksa dana syariah. Untuk diketahui pada April, total dana kelolaan reksa dana syariah sempat merosot 4,68% atau Rp35,37 triliun dari posisi Maret sebesar Rp37,11 triliun.

Deputi Direktur Pasar Modal Syariah OJK Muhammad Touriq mengatakan, turunnya dana kelolaan reksa dana syariah April, disebabkan dua hal. Pertama, perdagangan di pasar modal sempat turun, artinya berpengaruh pada reksa dana syariah saham yang memiliki Nilai Aktiva Bersih (NAB) sebesar Rp10,8 triliun per 30 April 2019.

“Kedua ada reksa dana terproteksi jatuh tempo, kemudian ditutup. Mungkin sekarang lagi proses pengajuan baru, agak signifikan turunnya, sekitar Rp3 triliun-Rp4 triliun, itu penyebab utamanya,” kata Touriq saat ditemui di Jakarta pekan ini.

Sementara itu, jumlah dana kelolaan atau asset under management (AUM) reksa dana syariah baru tumbuh sebesar 8% pada tahun ini.

Sponsored

Pertumbuhan dana kelolaan reksa dana syariah fluktuatif beberapa tahun belakangan ini. Pada 2016, reksa dana syariah tumbuh 35,30% atau setara Rp14,91 triliun. Kemudian pada 2017, pertumbuhan reksa dana syariah melonjak signifikan sebesar 89,87% atau senilai Rp28,31 triliun. Pertumbuhan tersebut turun lagi di  2018 sebesar 21,83% atau Rp34,49 triliun.