sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

China akan sempurnakan sistem pemilihan pemimpin Hong Kong

Partai Komunis mengungkapkan akan meningkatkan sistem keamanan nasional di Hong Mong serta Makau.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Selasa, 05 Nov 2019 20:07 WIB
China akan sempurnakan sistem pemilihan pemimpin Hong Kong

Partai Komunis China mengatakan akan menyempurnakan sistem untuk memilih pemimpin Hong Kong. Pernyataan ini muncul di tengah protes yang telah berlangsung selama berbulan-bulan untuk mengecam apa yang dikritik sebagai peningkatan campur tangan Tiongkok atas kota itu.

Dalam pernyataannya usai menggelar sidang pleno pekan lalu, Partai Komunis menegaskan akan mendukung Hong Kong sebagai wilayah administrasi khusus, yang dikembalikan ke China pada 1997. Mereka tidak menoleransi perilaku separatis baik di Hong Kong atau di Makau, koloni bekas Portugis yang kembali ke China pada 1999.

Sejumlah pemrotes di Hong Kong telah menyerukan kemerdekaan, sebuah garis merah bagi Beijing. Tiongkok sendiri membantah ikut campur dalam urusan kota yang diperintah di bawah formula "Satu Negara, Dua Sistem" itu.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Hong Kong Carrie Lam dilaporkan mengadakan pertemuan singkat dengan Presiden Xi Jinping di Shanghai pada Senin (4/11).

"Dia menyatakan perhatian dan kepeduliannya terhadap Hong Kong, terutama mengingat pada gangguan yang telah kita saksikan dalam lima bulan terakhir. Dan dia menyatakan dukungan atas berbagai tindakan yang diambil oleh pemerintah Daerah Administratif Hong Kong," kata Lam.

"Sesuai dengan prinsip 'Satu Negara, Dua Sistem', (kami akan melanjutkan) menegakkan aturan hukum dan berusaha untuk mengakhiri kekerasan."

Lam membantah desas-desus yang menyebut bahwa pemerintah Hong Kong tengah mempertimbangkan amnesti bagi para pemrotes yang dituduh melakukan pelanggaran.

Meningkatkan keamanan nasional Hong Kong

Sponsored

Partai Komunis, dalam pernyataannya turut mengungkapkan akan meningkatkan sistem keamanan nasional di Hong Mong serta Makau. Namun, tidak ada rincian yang diberikan.

"Partai memutuskan untuk membangun sistem hukum yang kuat dan mekanisme penegakan hukum untuk melindungi keamanan nasional di wilayah administrasi khusus dan mendukung mereka untuk memperkuat penegakan hukum," sebut pernyataan itu.

"Partai akan menyempurnakan mekanisme pengangkatan dan pemberhentian bagi para pemimpin dan pejabat senior kedua wilayah."

Namun, tidak ada detail yang diberikan.

Xinhua menuliskan, partai juga akan menyempurnakan sistem di mana mereka memiliki kekuasaan yurisdiksi penuh atas Hong Kong, sesuai dengan konstitusi. 

Terkait dengan ekonomi, partai mengatakan akan mendukung pembangunan ekonomi Hong Kong dengan fokus pada penyelesaian masalah "mengakar" yang memengaruhi stabilitas sosial.

"Juga akan ada fokus pada peningkatan 'semangat patriotik' kaum muda dan pegawai negeri," sebut pernyataan partai.

Sumber : Reuters