logo alinea.id logo alinea.id

Eks menteri perumahan era Obama siap tantang Trump di 2020

Pemilu presiden AS dijadwalkan berlangsung pada 3 November 2020. Satu per satu politikus Demokrat pun muncul untuk menantang Trump.

Khairisa Ferida Minggu, 13 Jan 2019 18:14 WIB
Eks menteri perumahan era Obama siap tantang Trump di 2020

Dua politikus senior Demokrat telah mengumumkan akan bertarung dalam bursa calon presiden pada 2020. Julian Castro meluncurkan kampanyenya pada Sabtu (12/1) dan Tulsi Gabbard mengatakan dia akan membuat pengumuman resmi dalam waktu satu minggu.

Castro diperkirakan menjadi satu-satunya warga Latin dalam perlombaan ini. Ada pun Gabbard mencatat sejarah sebagai anggota Kongres beragama Hindu pertama.

Keduanya digambarkan akan memasuki arena pertarungan yang meriah untuk menemukan siapa penantang Donald Trump dalam Pilpres 2020.

Castro membuat pengumuman terkait pencalonannya di kota asalnya, San Antonio, Texas, di mana dia pernah menjadi wali kota pada 2009-2014. Castro yang berusia 44 tahun sejak lama dilihat sebagai bintang yang tengah naik daun di partai berlambang keledai itu. Dia menjabat sebagai menteri perumahan di kabinet Barack Obama dan berada dalam daftar calon pasangan potensial Hillary Clinton pada Pilpres 2016.

Memiliki seorang nenek berdarah Meksiko, Castro telah menggunakan latar belakangnya untuk mengkritik keinginan Trump membangun dinding perbatasan demi mencegah imigrasi dari Amerika Latin.

Di bawah slogan 'One nation, one destiny', Castro mengatakan, "Kami mengatakan tidak bagi pembangunan dinding perbatasan dan 'ya' untuk pembangunan masyarakat."

Sementara itu, Gabbard lebih dulu satu hari mengungkapkan keinginannya untuk maju dalam bursa calon presiden dari Partai Demokrat. 

"Ada banyak tantangan yang saya khawatirkan akan dihadapi rakyat AS dan saya ingin membantu menyelesaikannya," tutur Gabbard dalam wawancaranya dengan CNN.

Sponsored

Gabbard seorang keturunan Samoa Amerika dan veteran Irak yang berusia 37 tahun. Perempuan ini dikenal sebagai politikus kiri partai yang bicara blak-blakan.

Pada 2017, Gabbard memicu kontroversi dengan mengumumkan bahwa dia telah bertemu Presiden Bashar al-Assad selema perjalanannya ke Suriah. Pada saat itu dia mengatakan siap bertemu siapapun untuk membantu mengakhiri konflik di Suriah.

Sebelumnya, hanya mantan anggota Kongres John Delaney yang lebih dari satu tahun lalu secara resmi meluncurkan kampanye pencalonannya.

Selain Castro dan Gabbard, Senator Elizabeth Warren pada bulan lalu juga mengumumkan dirinya tengah membentuk sebuah komite untuk mempertimbangkan pencalonannya.

Sumber : BBC