sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Gedung Putih: Iran akan kirim drone bersenjata ke Rusia

Pilihan Rusia atas Iran sebagai sumber drone adalah logis. Selama 20 tahun terakhir, Iran telah menyempurnakan kekuatan drone-nya

Hermansah
Hermansah Rabu, 13 Jul 2022 06:43 WIB
Gedung Putih: Iran akan kirim drone bersenjata ke Rusia

Gedung Putih meyakini, Rusia telah beralih ke Iran untuk menyediakan "ratusan" kendaraan udara tak berawak, termasuk drone berkemampuan senjata, untuk digunakan dalam perang yang sedang berlangsung di Ukraina.

Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan, tidak jelas apakah Iran telah memberikan sistem tak berawak ke Rusia, tetapi mengatakan AS memiliki "informasi" yang menunjukkan Iran sedang bersiap untuk melatih pasukan Rusia untuk menggunakannya segera bulan ini.

“Informasi kami menunjukkan bahwa pemerintah Iran sedang bersiap untuk menyediakan Rusia hingga beberapa ratus UAV, termasuk UAV berkemampuan senjata dalam waktu yang dipercepat,” katanya kepada wartawan, Senin (11/7).

Sullivan mengatakan, pemboman besar-besaran Rusia di Ukraina, telah membawa Rusia untuk mengonsolidasikan kekuatan di Timur Negara dalam beberapa pekan terakhir.

Pengungkapan Sullivan datang pada malam perjalanan Presiden Joe Biden ke Israel dan Arab Saudi, di mana program nuklir Iran dan kegiatannya di kawasan itu akan menjadi subjek utama diskusi.

Keputusan AS untuk secara terbuka mengungkapkan bahwa saingan utama kedua negara di kawasan itu membantu mempersenjatai kembali Rusia datang, karena Israel dan Arab Saudi telah menolak bergabung dengan upaya global untuk menghukum Rusia atas invasinya ke Ukraina karena kepentingan domestik mereka.

Sullivan juga mencatat bahwa Iran telah menyediakan kendaraan udara tak berawak serupa kepada pemberontak Houthi Yaman untuk menyerang Arab Saudi sebelum gencatan senjata dicapai awal tahun ini.

Analis militer dari CNA Samuel Bendett mengatakan, pilihan Rusia atas Iran sebagai sumber drone adalah logis. Apalagi selama 20 tahun terakhir atau lebih, Iran telah menyempurnakan kekuatan tempur drone-nya. Drone mereka lebih sering bertempur daripada Rusia. 

Sponsored

"Iran memiliki rekam jejak yang terbukti dalam menerbangkan drone sejauh ratusan mil dan mencapai target mereka,” tambah Bendett. Termasuk menembus pertahanan udara yang dipasok Amerika dan menyerang kilang minyak Saudi. Karenanya, drone Iran bisa sangat efektif menyerang pembangkit listrik Ukraina, kilang dan infrastruktur penting lainnya.

Bendett mencatat bahwa sebelum perang Ukraina, Rusia telah melisensikan teknologi drone untuk UAV Forpost-nya dari pemasok yang terbukti, yakni Israel. Negara Yahudi itu pun tetap netral dalam konflik Rusia-Ukraina.

Sumber : Associated Press

Berita Lainnya
×
tekid