sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Indonesia tegaskan rencana Israel aneksasi Palestina harus dibatalkan

Indonesia mendorong masyarakat internasional untuk terus menolak proses aneksasi, serta meminta semua pihak untuk segera memulai negosiasi. 

Hermansah
Hermansah Rabu, 26 Agst 2020 23:22 WIB
Indonesia tegaskan rencana Israel aneksasi Palestina harus dibatalkan
Informasi mutakhir perkembangan Covid-19 di Indonesia bisa dilihat di sini
Terinfeksi 410.088
Dirawat 58.418
Meninggal 13.869
Sembuh 337.801

Indonesia sebagai Presiden Dewan Keamanan (DK) PBB memimpin pertemuan virtual DK PBB yang membahas mengenai isu Palestina pada Selasa (25/8). Pada kesempatan itu, Indonesia mendorong masyarakat internasional untuk terus menolak proses aneksasi, serta meminta semua pihak untuk segera memulai negosiasi. 

“Kita harus pastikan bahwa rencana aneksasi Palestina oleh Israel tidak berhenti sementara, tetapi untuk selamanya,” demikian ditegaskan Wakil Tetap RI untuk PBB di New York, Dubes Dian Triansyah Djani. Lebih lanjut Dubes Djani menekankan aneksasi, apapun bentuknya dan sampai kapanpun merupakan tindakan ilegal. 

Di pertemuan yang menghadirkan Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk proses perdamaian di Timur Tengah, Nickolay Mladenov, Indonesia mengingatkan kembali, konflik yang telah berlangsung berpuluh-puluh tahun di Palestina berdampak sangat buruk bagi masyarakat Palestina, terutama perempuan dan anak-anak. Hal paling penting bagi Palestina adalah solusi komprehensif yang adil dan berkelanjutan.  

“Untuk itu, Indonesia mendorong dimulainya kembali proses diplomasi dan negosiasi, khususnya antar pihak-pihat terkait di kawasan,” ujar Djani seperti dilansir kemlu.go.id, Rabu (26/8).

Sponsored

Sementara Utusan Khusus Mladenov menyampaikan kekhawatirannya atas kekerasan dan pengusiran warga Palestina yang terus berlangsung di wilayah-wilayah pemukiman ilegal Israel. Selain itu, meningkatnya kasus positif dan korban jiwa akibat Covid-19 di wilayah Palestina juga membutuhkan perhatian dan bantuan masyarakat Internasional.

Mayoritas negara anggota DK PBB menegaskan kembali dukungan mereka terhadap penyelesaian konflik Israel – Palestina, berdasarkan hukum internasional dan “two-state solution", serta parameter internasional yang sejalan dengan berbagai resolusi DK PBB, sebagai solusi damai dan adil bagi penyelesaian konflik Israel dan Palestina.

Berita Lainnya