close icon
Scroll ke atas untuk melanjutkan
Pendiri Alibaba sekaligus pengusaha asal China, Jack Ma. REUTERS/Denis Balibouse
icon caption
Pendiri Alibaba sekaligus pengusaha asal China, Jack Ma. REUTERS/Denis Balibouse
Dunia
Senin, 09 Januari 2023 11:37

Jack Ma lepas kendali Ant Group imbas regulasi ketat China

Jack Ma sempat memiliki kendali atas Ant Group lantaran mendirikan Alibaba dan memiliki saham lebih dari 50% di perusahaan tersebut.
swipe

Jack Ma melepaskan kendalinya atas Ant Financial Services Group, perusahaan teknologi keuangan asal China. Langkah ini diambil setelah aturan ketat yang diberlakukan "Negeri Tirai Bambu".

Usaha Jack Ma mendirikan niaga elektronik (e-commerce) Alibaba membuatnya mempunyai saham lebih dari 50% sehingga memiliki kendali atas Ant Group. Namun, setelah ini, terdapat perubahan struktur tata pengelolanya dan akan cendurung dibagi rata.

Ant Group, yang sebelumnya dikenal sebagai Alipay, merupakan sistem pembayaran daring utama di China. Melansir BBC, ia mendominasi penggunaan uang tunai, cek, dan kartu kredit.

Kabar ini dibenarkan Ant Group bahkan perusahaan rintisan (start-up) tersebut nantinya takkan lagi memiliki siapa pimpinan yang memegang kendali. Pangkalnya, bakal ada perubahan struktur organisasi perusahaan setelah pengunduran diri Jack Ma.

Para analis berpendapat, adanya regulasi baru sebagai upaya pemerintah China merendahkan perusahaan tekfin atau financial technology (fintech).

"Kepergian Jack Ma dari Ant Financial, perusahaan yang ia dirikan, menunjukkan tekad kepemimpinan China untuk mengurangi pengaruh investor swasta besar," kata Direktur Pelaksana Orient Capital Research, Andrew Collier.

Otoritas China sempat melunak menyusul terjadinya pandemi Covid-19 dan berdampak terhadap perekonomian nasional.

Jack Ma sempat mengkritik sektor keuangan China pada 2020. Beberapa waktu kemudian, flotasi pasar saham Ant Group, yang sempat direncanakan, tiba-tiba dihentikan.

Di sisi lain, restrukturisasi yang berproses dalam 2 tahun terakhir membuat otoritas China menjatuhkan denda lebih dari US$1 miliar. Sanksi ini bagian dari tindakan keras terhadap Ant Group sejak 2 tahun lalu, yang telah memotong ratusan miliar dolar dari nilai yang dimiliki sehingga keuntungan menyusut. (BBC)

img
Aditya Putera Pratama
Reporter
img
Fatah Hidayat Sidiq
Editor

Untuk informasi menarik lainnya,
follow akun media sosial Alinea.id

Bagikan :
×
cari
bagikan