sun
moon
logo alinea.id logo alinea.id

KTT ASEAN kelar, Mendag AS bertolak ke Jakarta

Tujuan kedatangan Mendag AS bersama delegasi bisnis ke Jakarta, di antaranya membangun kerja sama konkret di bidang dagang dan investasi.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Selasa, 05 Nov 2019 19:30 WIB
KTT ASEAN kelar, Mendag AS bertolak ke Jakarta

Menteri Perdagangan Amerika Serikat Wilbur Ross dijadwalkan tiba di Jakarta pada Selasa (5/11) malam bersama sejumlah delegasi bisnis untuk menemui pelaku usaha di Indonesia serta pejabat pemerintah terkait guna mempererat hubungan dagang, bisnis dan investasi antar dua negara.

Ross memilih langsung terbang ke Jakarta usai menghadiri KTT KE-35 ASEAN di Bangkok, Thailand, pada 2-4 November.

Menurut Duta Besar AS Joseph R Donovan Jr, kedatangan Ross ke Jakarta menunjukkan pentingnya Indonesia bagi Amerika Serikat.

"Kedatangan Menteri Ross ke Jakarta menunjukkan Indonesia merupakan salah satu negara yang penting buat AS, khususnya di bidang investasi. Langkah itu merupakan wujud komitmen kuat kami untuk (meningkatkan hubungan dagang) dengan Indonesia," kata Dubes Donovan saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Dubes Donovan menjelaskan tujuan kedatangan Mendag AS bersama 15-20 delegasi bisnis ke Jakarta, di antaranya membangun kerja sama konkret di bidang dagang dan investasi.

"Kami tidak mencari kesepakatan dagang instan yang tidak bermanfaat bagi dua negara. Sebaliknya, kami ingin membuat perjanjian dagang konkret yang dapat mewadahi pelaku usaha di AS untuk membangun kerja sama ke depannya nanti," tambah dia.

Dalam keterangan tertulis dari Kedutaan Besar AS untuk Indonesia pada 29 Oktober, kunjungan Ross ke Jakarta merupakan salah satu upaya mendukung misi Donald Trump mempercepat misi perdagangan dalam kerja sama Indo-Pasifik.

"Misi ini menunjukkan komitmen Amerika Serikat untuk kemitraan ekonomi berkelanjutan di Thailand, Indonesia dan Vietnam," terang Kedubes AS dalam siaran tertulisnya.

Sponsored

Misi perdagangan yang diemban Ross akan dilakukan melalui sejumlah langkah, di antaranya pengenalan mitra usaha Indonesia yang potensial bagi pelaku industri AS, berikut lobi dan negosiasi guna mendapatkan kemudahan mengakses pasar dua negara. (Ant)