logo alinea.id logo alinea.id

Penasihat senior Trump direkomendasikan untuk dipecat

Penasihat senior Gedung Putih, Kellyanne Conway, dituduh berulang kali melanggar hukum.

Khairisa Ferida
Khairisa Ferida Jumat, 14 Jun 2019 15:37 WIB
Penasihat senior Trump direkomendasikan untuk dipecat

Badan pengawas pemerintah Amerika Serikat pada Kamis (13/6) merekomendasikan Kellyanne Conway, penasihat senior Donald Trump, dipecat. Dia disebut telah berulang kali melanggar hukum lewat komentar-komentar politiknya selama bertugas di Gedung Putih.

Gedung Putih menolak rekomendasi tersebut dan meminta badan tersebut segera mencabutnya.

Rekomendasi dari badan bernama The United States Office of Special Counsel (OSC) itu mencap pernyataan Conway dalam wawancara televisi dan unggahannya di media sosial sebagai pelanggaran terhadap Hatch Act, sebuah UU yang disahkan pada 1939 yang melarang pekerja di lembaga eksekutif terlibat dalam kegiatan politik. Presiden, wakil presiden dan beberapa pejabat senior lainnya adalah pengecualian.

OSC, yang dapat membuat rekomendasi semacam itu tetapi tidak memiliki wewenang untuk menegakkannya, merujuk pada komentar Conway yang dianggap menghina kandidat calon presiden asal Partai Demokrat.

"Mengingat bahwa Conway adalah pelanggar berulang dan telah menunjukkan pengabaian terhadap hukum, OSC merekomendasikan agar dia dipecat," sebut pernyataan OSC.
 
Conway menjabat sebagai manajer kampanye Trump pada 2016, menjadikannya sebagai wanita pertama yang memimpin kampanye pemilihan presiden yang berhasil menang. Dia juga dikenal sebagai salah satu ajudan dan pembela Trump yang paling setia dan vokal.

Perempuan berusia 52 tahun itu saat ini memimpin upaya Gedung Putih untuk mengurangi kematian akibat opioid dan mungkin Trump akan sangat terusik dengan rekomendasi ini mengingat dia telah memulai kampanye pemilihan presiden 2020.

Wakil Sekretaris Pers Gedung Putih Steven Groves menuturkan bahwa tindakan OSC melanggar hak konstitusional atas kebebasan berbicara Conway dan proses hukum serta didorong oleh tekanan media dan organisasi liberal.

"Berdasarkan banyaknya kesalahan dalam laporan dan proses keluarnya laporan yang cacat, kami meminta Anda menarik dan mencabut kembali laporan serta melanjutkan dialog yang seharusnya terjadi dan yang bisa menghindari banyak kesalahan," demikian bunyi surat dari penasihat hukum Gedung Putih Pat Cipollone kepada OSC.

Sponsored

Demokrat langsung melancarkan serangan sesaat setelah laporan itu dirilis.

"Mematuhi hukum bukanlah pilihan. Presiden Trump harus segera menghentikan Nyonya Conway mengingat puluhan pelanggaran hukum federal," kata politikus Demokrat Elijah Cummings, yang juga ketua Komite Pengawasan dan Reformasi di DPR.

Lebih lanjut Cummings mengatakan bahwa pihaknya akan mengadakan dengar pendapat dengan OSC pada 26 Juni dan mengundang Conway.

OSC adalah badan independen yang dijalankan oleh pengacara Henry Kerner, yang dikonfirmasi oleh Senat pada Oktober 2017 setelah Trump mencalonkannya untuk posisi tersebut.

Dalam upaya mendisiplinkan pejabat setara Conway, OSC hanya dapat merekomendasikan tindakan, bukan melaksanakannya.

Bulan lalu, Conway mengkritik mantan Wakil Presiden Joe Biden, salah satu tokoh Demokrat terkemuka yang maju dalam bursa pencalonan presiden Demokrat 2020, dalam percakapan dengan wartawan di Gedung Putih. Dan dalam penampilan televisi baru-baru ini dia menyerang Senator Bernie Sanders dan mengejek kandidat Seth Moulton, anggota Dewan Perwakilan Rakyat, sebagai orang yang tidak dikenal.

OSC juga mencatat, Conway mendukung seorang kandidat Partai Republik dalam sebuah wawancara yang membahas pemilihan Senat khusus di Alabama pada 2017. Gedung Putih mengatakan dia hanya mengekspresikan preferensi Trump.

Suami Conway, yang merupakan pengacara dari Partai Republik George Conway, adalah kritikus Trump yang gencar menyerukan pemakzulan Trump dan mengatakan sang presiden "tidak sehat secara mental."

Sumber : Reuters