sun
moon
a l i n e a dot id
fakta data kata
logo alinea.id

Perubahan Iklim sebabkan kebakaran hutan di 3 negara

Kondisi berangin membuat upaya memadamkan api sulit dilakukan, dan puluhan petugas pemadam kebakaran berusaha mengendalikan api.

Eqqi Syahputra
Eqqi Syahputra Senin, 12 Jul 2021 10:41 WIB
Perubahan Iklim sebabkan kebakaran hutan di 3 negara

Kebakaran hutan terjadi di wilayah Chelyabinsk Rusia, dekat Kazakhstan dan di Timur laut Siberia.
Kementerian terkait mengatakan, telah mengerahkan pesawat dan helikopter untuk memadamkan api, serta 240 personel ke Chelyabinsk di mana dua desa besar telah dievakuasi.

Kebakaran hutan juga melanda Siberia Timur laut di mana suhunya yang sangat tinggi. Wilayah berpenduduk terdingin di Rusia, Yakutia, sekarang berada di tahun ketiga kebakaran hebat yang luar biasa dengan perkiraan sekitar 300 hutan sekarang terbakar.

Faktanya, kebakaran gambut terus berkobar sepanjang musim dingin lalu di Yakutia, bahkan ketika suhu turun hingga minus 50 derajat celsius.

Alexander Kozlov dari Kementerian Sumber Daya Alam Rusia mengatakan, hal ini terjadi karena adanya pemanasan global, lapisan es menghilang di Rusia Utara sedemikian rupa, sehingga bahkan dalam beberapa dekade dimungkinkan untuk bertani di tanah tersebut.

Sementara itu, di provinsi Selatan Spanyol, petugas pemadam kebakaran Malaga telah memadamkan api sejak dini hari Jumat (9/7) di dekat kota kecil Jubrique. Menurut laporan lokal, api dengan cepat menyebar ke 300 hektare membakar melalui pinus, kastanye dan pohon gabus. Diperkirakaan sekitar 13 keluarga terpaksa mengungsi.

Kondisi berangin membuat upaya memadamkan api sulit dilakukan, dan puluhan petugas pemadam kebakaran berusaha mengendalikan api.

Selain itu, di California Utara yang saat ini sedang mengalami suhu terik, sambaran petir juga telah memicu kebakaran. Ratusan petugas pemadam kebakaran dibantu oleh pesawat memerangi api di Kompleks Beckwourth dekat perbatasan dengan negara bagian Nevada.

Petugas informasi kebakaran Pandora Valle mengatakan, perkemahan dan rumah-rumah di sekitar Frenchman Lake berada di bawah perintah evakuasi pada Jumat (12/7) dan area hutan seluas hampir 520 kilometer persegi ditutup karena bahaya.

Sponsored

Setelah siang dan malam, pertumbuhan api makin eksplosif, hingga menutupi lebih dari 98 kilometer persegi wilayah tersebut. Api tersebut akhirnya membakar melalui pinus, cemara dan kaparal dengan kelembaban rendah dan suhu yangtinggi. Angin ridgetop dan hembusan sore hingga 45 kph membuat api makin terdorong dan menjadi membesar.

Kebakaran tersebut adalah salah satu dari beberapa kebakaran di utara, di mana beberapa kebakaran besar lainnya menghancurkan puluhan rumah dalam beberapa hari terakhir.

Jumlah kebakaran hutan dan jumlah lahan yang terbakar di California yang kering sepanjang tahun ini jauh melebihi jumlah total untuk periode yang sama pada tahun bencana kebakaran hutan pada 2020.

Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California menjelaskan, perubahan iklim dianggap sebagai penyebab utama dari musim kemarau yang lebih lama dan lebih intens yang meningkatkan tekanan kelembapan pada vegetasi dan membuat hutan lebih rentan terhadap kebakaran hutan yang parah. 

Sumber : Euro News

Berita Lainnya